Poin Penting
- IHSG dibuka melemah 0,50 persen ke level 7.128,48, dengan 214 saham turun, 145 naik, dan 240 stagnan; nilai transaksi awal mencapai Rp313,67 miliar
- Sentimen negatif pasar dipicu pelemahan indeks global (Wall Street), ketidakpastian geopolitik Timur Tengah, serta aksi net sell asing besar Rp1,92 triliun pada perdagangan sebelumnya
- IHSG diperkirakan lanjut melemah di kisaran support 7.000–7.080 dan resistance 7.245–7.323, dengan saham pilihan seperti MEDC, ELSA, MYOR, SSIA, ESSA, dan AADI.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (27/3) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah 0,50 persen ke posisi 7.128,48 dari level 7.164,09.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini, sebanyak 325,09 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 40 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp313,67 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 214 saham terkoreksi, 145 saham menguat dan 240 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: BSA Logistics Indonesia Mau IPO, Tawarkan Harga Rp150-Rp170 per Saham
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak untuk melanjutkan pelemahannya.
“IHSG hari ini diprediksi bergerak melanjutkan pelemahannya pada kisaran support 7.000-7.080 dan resistance 7.245-7.323,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 27 Maret 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai, dengan melemahnya mayoritas indeks utama di Wall Street seiring tingginya ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Selain itu, aksi net sell jumbo yang dilakukan oleh investor asing pada perdagangan kemarin senilai Rp1,92 triliun juga akan memengaruhi gerak pasar pada hari ini.
Baca juga: Gerak Saham Bank Jumbo usai Investor Asing Lakukan Net Sell
Rekomendasi Saham
Sementara pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). (*)
Editor: Galih Pratama










