Poin Penting
- IHSG dibuka melemah 0,69 persen ke level 6.177,97, dengan nilai transaksi awal mencapai Rp297,09 miliar.
- KISI memproyeksikan IHSG bergerak pada rentang 6.020-6.370, seiring pasar mencermati hasil RDG Bank Indonesia.
- HRTA dan HRUM menjadi saham pilihan KISI, dengan rekomendasi trading buy pada perdagangan hari iini.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Kamis (18/6) pukul 09.00 WIB turun 0,69 persen ke level 6.177,97 dari posisi penutupan sebelumnya di 6.220,74.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 371,20 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 45 ribu kali. Total nilai transaksi mencapai Rp297,09 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 152 saham terkoreksi, sebanyak 221 saham menguat dan sebanyak 251 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Bertahan di Zona Merah, Ditutup Melemah 0,55 Persen ke Level 6.220
Sebelumnya, Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Azharys Hardian, melihat IHSG pada hari ini diproyeksikan akan bergerak di rentang level 6.020-6.370.
“IHSG akan bergerak dalam range 6.020-6.370 bisa cermati juga untuk RDG siang ini,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,55 persen ke level 6.220,74 dari posisi 6.254,96.
Hal itu dipicu oleh pasar yang menanti keputusan the Fed, BI rate dan MSCI, secara teknikal juga menggambarkan tertahan di resisten mengalami retracement.
Baca juga: Ada Sentimen BI Rate dan Review MSCI, IHSG Diprediksi Bergerak Sideways
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada perdagangan sebelumnya. Indeks Nasdaq dan S&P 500 melemah akibat tekanan pada saham-saham sektor teknologi.
Adapun KISI merekomendasikan saham-saham yang berpotensi menarik dicermati pada perdagangan hari ini, antara lain:
- HRTA – Trading Buy, Entry price: 2.080-2.250 Target Price: 2.360, 2.460, SL: 2.000
- HRUM – Trading Buy, Entry price: 780-800 Target price: 850,895, SL: 730. (*)
Editor: Yulian Saputra


