Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 0,72 persen ke level 7.678,51 pada awal perdagangan (16/4), berbalik dari penutupan sebelumnya di 7.623,58
- Aktivitas pasar cukup ramai, dengan 755,88 juta saham diperdagangkan, nilai transaksi Rp360,96 miliar, serta mayoritas saham menguat (355 naik vs 86 turun)
- Proyeksi teknikal konsolidasi di rentang 7.580–7.900, dengan indikasi tren bullish masih terjaga meski sebelumnya gagal menembus MA 50.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di zona hijau ke level 7.678,51 dari posisi 7.623,58 atau naik 0,72 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (16/4).
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 755,88 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 68 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp360,96 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 86 saham terkoreksi, 355 saham menguat dan 208 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Kinerja 2025 Moncer, ASLC Umumkan Mau Buyback Saham
Sebelumnya, Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, melihat IHSG pada hari ini secara teknikal diprediksi bergerak konsolidasi di rentang level 7.580-7.900.
“IHSG diproyeksikan bergerak konsolidasi untuk menguji MA 50 dengan range support di 7.580, dan resisten di 7.900,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, 16 April 2026.
Diketahui, IHSG pada perdagangan kemarin (15/4) ditutup dengan mengalami koreksi sebesar 0,68 persen setelah gagal menembus MA 50. Histogram MACD berada di zona positif mengindikasikan tren bullish masih terjaga.
Lalu, dari indeks saham Amerika Serikat (AS) Wall street ditutup mixed, dengan S&P500 dan Nasdaq kembali mencatatkan all time high, dengan kenaikan masing-masing sebesar 0,80 persen dan 1,59 persen. Sedangkan DJIA ditutup melemah tipis 0,15 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, Ini Katalis Pemicunya
Hal ini tidak lepas dari ekspektasi pasar yang mengharapkan Washington dan Teheran berpotensi kembali ke meja perundingan untuk mengakhiri konflik yang telah mengganggu pasar minyak global. Ini memicu kekhawatiran inflasi, serta menambah ketidakpastian arah suku bunga.
Adapun, trading idea hari ini, antara lain:
- SGER (Trading Buy) Entry: 384-400 Target Price: 416, 440 SL if closed below 372
- PGAS (Trading Buy) Entry Price: 1830-1895 Target Price: 1980, 2050 SL if closed below 1800. (*)
Editor: Galih Pratama







