Poin Penting
- IHSG (16/4) diproyeksikan bergerak variatif cenderung melemah, dengan level support 7.430–7.525 dan resistance 7.725–7.820
- Tekanan datang dari koreksi harga komoditas, aksi profit taking saham konglomerasi, serta jual bersih investor asing
- Sentimen positif berasal dari penguatan Wall Street dan optimisme kesepakatan damai AS–Iran; saham rekomendasi: AADI, ADRO, MDKA, INCO, BUKA, dan NCKL.
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (16/4) akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.430-7.525 dan resistance 7.725-7.820,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 16 April 2026.
Diketahui, pada perdagangan kemarin (15/4) IHSG ditutup berbalik melemah ke posisi 7.623,58 atau turun 0,68 persen dari level 7.675,95.
Baca juga: Pasar Saham Bergejolak, Bagaimana Dampaknya ke Produk Unitlink?
Analis CGS menjelaskan bahwa terkoreksinya harga beberapa komoditas dan peluang berlanjutnya aksi ambil untung (profit taking) pada saham-saham konglomerasi, serta aksi jual investor asing berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG.
Di sisi lain, menguatnya indeks di bursa Wall Street seiring berlanjutnya optimisme investor terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Baca juga: Kinerja 2025 Moncer, ASLC Umumkan Mau Buyback Saham
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
Ada juga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). (*)
Editor: Galih Pratama







