Poin Penting
- Analis CGS memproyeksikan IHSG pada 5 Juni 2026 bergerak variatif cenderung melemah di kisaran 5.640–6.040
- Tekanan datang dari net sell asing Rp1,43 triliun dan rupiah melemah, meski ada sentimen positif dari Wall Street
- IHSG kemarin turun 1,70 persen ke 5.839,78 dengan rekomendasi saham TLKM, EMAS, MDKA, TINS, ADRO, dan PTBA.
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (5/6) akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.640-5.740 dan resistance 5.940-6.040,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 5 Juni 2026.
Sentimen IHSG
Analis CGS menjelaskan masih berlanjutnya aksi jual investor asing senilai Rp1,43 triliun dan pelemahan nilai tukar rupiah berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Baca juga: RUPST MIDI Sepakat Tebar Dividen Rp396 Miliar, Setara Rp11,85 Per Saham
Sebaliknya, menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan konfirmasi dari Kementerian ESDM bahwa skema gross split 70:30 untuk sektor tambang masih dalam kajian serta belum final diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Diketahui, pada perdagangan kemarin (4/6) IHSG ditutup melemah pada posisi 5.839,78 atau turun 1,70 persen dari level 5.941,06.
Baca juga: Hartadinata Abadi Tebar Dividen Rp40 per Saham
Rekomendasi Saham Hari Ini
Sementara pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
Ada juga saham PT Timah Tbk (TINS), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). (*)
Editor: Galih Pratama


