Poin Penting
- IHSG ditutup melemah 0,30 persen ke level 6.315,31 pada perdagangan 23 Juli 2026.
- Kenaikan harga minyak mentah ke level tertinggi dalam enam pekan mendorong investor lebih berhati-hati.
- Sektor properti menjadi penguat terbesar, sedangkan sektor industrial mencatat koreksi terdalam.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada perdagangan Kamis, 23 Juli 2026. IHSG ditutup di level 6.315,31, turun 0,30 persen dari posisi sebelumnya di 6.334,47.
Selain itu, IHSG sempat menguat ke level tertinggi harian di 6.454,30 sebelum akhirnya berbalik ke zona merah.
Manajemen Phintraco Sekuritas Indonesia menilai penguatan IHSG pada awal perdagangan didorong optimisme terhadap prospek ekonomi yang masih solid.
“Namun berlanjutnya harga minyak mintah pada level tertinggi selama enam pekan terakhir, membuat para pelaku pasar cenderung mulai berhati-hati dan melakukan trading jangka pendek,” tulis Manajemen Phintraco dalam risetnya di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Melesat 1,51 Persen ke Posisi 6.430
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 299 saham terkoreksi, 321 saham menguat, dan 176 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 63,31 miliar saham diperdagangkan dengan 3,18 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp23,94 triliun.
Mayoritas Indeks Melemah
Lebih lanjut, mayoritas indeks dalam negeri terpantau melemah. LQ45 turun 0,86 persen ke level 627,12, IDX30 merosot 1,05 persen menjadi 352,54, dan Sri-Kehati melemah 1,35 persen ke 305,37.
Sementara itu, JII naik 0,42 persen menjadi 382,28.
Baca juga: IHSG Dibuka di Zona Hijau ke Posisi 6.349
Di sisi lain, mayoritas sektor saham bergerak positif. Sektor properti mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,13 persen, disusul sektor nonsiklikal 1,56 persen, sektor energi 1,52 persen, dan sektor transportasi 1,33 persen.
Sektor teknologi juga menguat 0,71 persen, bahan baku naik 0,23 persen, dan infrastruktur meningkat 0,05 persen.
Sementara itu, sejumlah sektor masih terkoreksi. Sektor industrial turun 1,32 persen, sektor siklikal melemah 1,16 persen, sektor keuangan terkoreksi 0,89 persen, dan sektor kesehatan turun 0,10 persen.
Saham Top Gainers dan Top Losers
Sejumlah saham yang mencatat kenaikan terbesar atau top gainers antara lain PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA).
Baca juga: IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.039, Saham ENRG, SGER, dan HATM jadi Top Gainers
Sementara itu, saham yang mencatat penurunan terbesar atau top losers terdiri dari PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Adapun tiga saham yang paling banyak diperdagangkan adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA). (*)
Editor: Yulian Saputra


