IHSG Anjlok 4,57 Persen, Sentuh Level Terendah Enam Pekan

IHSG Anjlok 4,57 Persen, Sentuh Level Terendah Enam Pekan

Poin Penting

  • IHSG ditutup melemah 4,57% ke level 7.577,06, mencatat koreksi tiga hari beruntun dan menyentuh level terendah hampir enam pekan.
  • Tekanan dipicu eskalasi konflik Timur Tengah dan revisi outlook Fitch dari stabil menjadi negatif, meski rating tetap BBB (investment grade).
  • Sebanyak 734 saham terkoreksi, seluruh sektor melemah, dengan nilai transaksi mencapai Rp29,62 triliun.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, kembali ditutup di zona merah ke posisi 7.577,06 atau melemah 4,57 persen dari level 7.939,76.

Manajemen Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut pelemahan IHSG telah terjadi dalam tiga hari berturut-turut, sekaligus menyentuh level terendah dalam hampir enam minggu terakhir.

“Selain karena eskalasi konflik di Timur Tengah, Fitch Ratings merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, meski tetap mempertahankan rating di level BBB (investment grade),” tulis Manajemen Pilarmas dalam risetnya di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Baca juga: Trading Halt IHSG Bayangi Bursa Asia, BI Sebut Koreksi Imbas Perang Israel-AS vs Iran

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 734 saham terkoreksi, 54 saham menguat, dan 33 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 53,18 miliar saham diperdagangkan dengan 3,30 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp29,62 triliun.

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ikut ditutup melemah dengan IDX30 turun 3,94 persen menjadi 410,10, LQ45 merosot 4,11 persen ke 772,45, Sri-Kehati melemah 2,98 persen menjadi 361,41, dan JII turun 5,98 persen menjadi 504,94.

Seluruh Sektor Melemah

Kemudian, seluruh sektor juga ditutup terkoreksi dengan sektor bahan baku melemah 7,42 persen, sektor transportasi turun 7,23 persen, sektor siklikal merosot 6,69 persen, sektor industrial melemah 5,38 persen, sektor infrastruktur turun 4,84 persen, dan sektor energi merosot 4,64 persen.

Selain itu, sektor teknologi melemah 4,26 persen, sektor non-siklikal turun 4,13 persen, sektor properti merosot 3,87 persen, sektor keuangan melemah 3,18 persen, dan sektor kesehatan turun 2,79 persen.

Baca juga: IHSG Lanjut Turun 5 Persen Didominasi Faktor Eksternal

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO), PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI), dan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA).

Sedangkan saham top losers adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). (*)

Editor: Yulian Saputra

Related Posts

News Update

Netizen +62