HSBC dan ANA Kembali Gelar Travel Fair 2026, Simak Promo Penawarannya!

HSBC dan ANA Kembali Gelar Travel Fair 2026, Simak Promo Penawarannya!

Poin Penting

  • HSBC ANA Travel Fair 2026 digelar 22–25 Januari, menawarkan tiket murah dan promo hemat hingga 40%.
  • Promo unggulan meliputi cicilan 0%, cashback hingga Rp16 juta, poin rewards, dan tiket setengah harga.
  • Antusiasme tinggi, transaksi pre-sale naik 32% dan melampaui target 15%.

Jakarta – PT Bank HSBC Indonesia bekerja sama dengan maskapai All Nippon Airways (ANA) kembali menggelar HSBC ANA Travel Fair 2026, yang akan berlangsung pada 22–25 Januari 2026 di Laguna Atrium, Central Park Mall.

Sebagai salah satu travel fair awal tahun, acara ini membantu nasabah dan konsumen mengamankan rencana perjalanan 2026 lebih dini untuk menghindari lonjakan harga, sekaligus memaksimalkan penghematan hingga 40 persen.

Berbagai harga kompetitif ditawarkan, mulai dari tiket pulang-pergi Jakarta-Jepang Rp3,9 juta, penerbangan ke Amerika Serikat (AS) Rp8,6 juta, hingga paket tur Jepang 5 hari mulai Rp9 jutaan.

Baca juga: Jurus HSBC Indonesia Gaet Nasabah Tajir

International Wealth and Premier Banking Director PT Bank HSBC Indonesia, Lanny Hendra mengatakan, kehadiran HSBC ANA Travel Fair merupakan bagian dari komitmen HSBC Indonesia dalam pilar gaya hidup (lifestyle), yang melengkapi pilar pengelolaan kekayaan (wealth management) dan international sebagai tiga pilar utama bagi nasabah Premier.

"Hal ini pun sejalan dengan laporan HSBC Quality of Life 2025 yang mengungkapkan bahwa 43 persen masyarakat kelas menengah-atas (affluent) di Indonesia kini menempatkan liburan sebagai salah satu tujuan finansial utama,” jelas Lanny, dalam media briefing di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

Usung Perencanaan Finansial Lebih Baik

Memasuki tahun kedelapan penyelenggaraan, HSBC ANA Travel Fair terus mendorong konsumen Indonesia merencanakan perjalanan dan liburan secara lebih matang sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang sehat.

Perjalanan dinilai dapat memberikan manfaat optimal jika diperlakukan sebagai aset strategis, bukan pengeluaran impulsif, sehingga mampu meminimalkan risiko lonjakan biaya mendadak.

Strategi tersebut semakin relevan pada 2026 dengan adanya 25 hari libur nasional dan cuti bersama yang dapat dimanfaatkan individu maupun keluarga.

Baca juga: HSBC Indonesia Rilis Skema Kredit Berbasis ESG untuk Usaha Menengah, Ini Kelebihannya!

Pemilihan Januari sebagai waktu pembelian tiket ANA dinilai strategis untuk mengamankan kursi penerbangan pada periode padat, seperti musim Sakura di Jepang pada Maret-April, libur sekolah Juni, dan akhir tahun.

Data historis Google Flights menunjukkan harga tiket ke Jepang atau AS dapat melonjak 30-40 persen jika dipesan mendekati musim puncak. Kondisi ini diperkuat dengan nilai tukar rupiah terhadap yen Jepang yang masih kompetitif.


Deretan Promo Eksklusif

Selain harga spesial, HSBC Indonesia dan ANA menghadirkan berbagai penawaran eksklusif, antara lain:

  • Cicilan 0 persen hingga 6 bulan untuk menjaga stabilitas arus kas nasabah.
  • Cashback hingga Rp16 juta
  • Kesempatan mendapatkan “Tiket Liburan ½ Harga”
  • Maksimalisasi Poin Rewards untuk mendapatkan penghematan hingga 50 persen dan upgrade kursi penerbangan ke Kelas Bisnis
  • Pengumpulan mile lebih cepat saat berlibur hingga 12 kali HSBC Poin Rewards untuk transaksi di luar negeri dengan rate kompetitif mulai dari Rp3.200 untuk 1 mile
  • Voucer layanan antar-jemput bandara di Jepang, senilai Rp1.000.000 dengan memenuhi persyaratan pembelanjaan
  • Kesempatan memenangkan tiket ke Tokyo untuk nilai pembelanjaan tertinggi saat pameran (Top Spender)

Transaksi Melonjak

Lebih lanjut, minat bepergian konsumen Indonesia masih terlihat positif. Ini bisa dilihat dari hasil pre-sale HSBC ANA Travel Fair pada 21 Januari 2026, yaitu sesi khusus bagi para nasabah Premier terundang HSBC untuk dapat memesan tiket ANA lebih awal lagi sebelum hari utama penyelengaraan travel fair.

Dari berbagai lokasi pre-sale di Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Surabaya terlihat dari nilai transaksi yang naik sebesar 32 persen dari periode tahun lalu, serta 15 persen melampaui target yang ditetapkan untuk sesi pre-sale 2026.

"Kalau terhadap target, kita melebihi dari target yang sudah kita putuskan. Jika dari year on year itu 32 persen peningkatan. Bila dari target, kita melebihi sebesar 15 persen," beber Head of Customer Propositions and Marketing HSBC Indonesia, Francisca Arnan pada kesempatan yang sama.

Baca juga: Mega Travel Fair Kembali Hadir, Berikut Promo Menarik dan Jadwal Acaranya

Di lain pihak, terkait kondisi geopolitik Jepang-China yang sedang memanas dan dikhawatirkan memengaruhi jumlah kunjungan wisman RI ke Jepang, Chief Representative ANA Indonesia, Tetsuma Fujii menegaskan jika hal itu tidak berdampak banyak terhadap kunjungan wisatawan RI ke Jepang.

Ia lebih jauh menjelaskan, banyak maskapai China yang memang menarik diri dari perjalanan ke Jepang. Namun, maskapai Jepang seperti ANA tetap melakukan perjalanan ke China, yang kebanyakan didorong oleh penerbangan bisnis.

"Penerbangan pesawat dari China berkurang, tapi penerbangan kita ke China tak berkurang dan jumlah penumpang juga tak berkurang. Karena, penumpang kita adalah penumpang bisnis, jadi tidak berpengaruh," terang Tetsuma.

Keunggulan Layanan Bintang 5 ANA

Kolaborasi HSBC dan ANA yang sudah berjalan bertahun-tahun memastikan konsumen Indonesia mendapatkan layanan full-service penerbangan bintang 5 ke destinasi impian dengan harga yang relatif kompetitif.

“Strategi kami di 2026 berfokus pada pemenuhan ekspektasi konsumen Indonesia dengan mengacu kepada 'Japanese Quality',” imbuh Tetsuma.

Melalui hub efisien di Haneda dan Narita, ANA menawarkan ketepatan waktu dan kenyamanan bintang 5 yang telah diakui Skytrax selama 12 tahun berturut-turut. (*) Steven Widjaja

Halaman12

Related Posts

News Update

Netizen +62