Deretan Promo Eksklusif
Selain harga spesial, HSBC Indonesia dan ANA menghadirkan berbagai penawaran eksklusif, antara lain:
- Cicilan 0 persen hingga 6 bulan untuk menjaga stabilitas arus kas nasabah.
- Cashback hingga Rp16 juta
- Kesempatan mendapatkan “Tiket Liburan ½ Harga”
- Maksimalisasi Poin Rewards untuk mendapatkan penghematan hingga 50 persen dan upgrade kursi penerbangan ke Kelas Bisnis
- Pengumpulan mile lebih cepat saat berlibur hingga 12 kali HSBC Poin Rewards untuk transaksi di luar negeri dengan rate kompetitif mulai dari Rp3.200 untuk 1 mile
- Voucer layanan antar-jemput bandara di Jepang, senilai Rp1.000.000 dengan memenuhi persyaratan pembelanjaan
- Kesempatan memenangkan tiket ke Tokyo untuk nilai pembelanjaan tertinggi saat pameran (Top Spender)
Transaksi Melonjak
Lebih lanjut, minat bepergian konsumen Indonesia masih terlihat positif. Ini bisa dilihat dari hasil pre-sale HSBC ANA Travel Fair pada 21 Januari 2026, yaitu sesi khusus bagi para nasabah Premier terundang HSBC untuk dapat memesan tiket ANA lebih awal lagi sebelum hari utama penyelengaraan travel fair.
Dari berbagai lokasi pre-sale di Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Surabaya terlihat dari nilai transaksi yang naik sebesar 32 persen dari periode tahun lalu, serta 15 persen melampaui target yang ditetapkan untuk sesi pre-sale 2026.
"Kalau terhadap target, kita melebihi dari target yang sudah kita putuskan. Jika dari year on year itu 32 persen peningkatan. Bila dari target, kita melebihi sebesar 15 persen," beber Head of Customer Propositions and Marketing HSBC Indonesia, Francisca Arnan pada kesempatan yang sama.
Baca juga: Mega Travel Fair Kembali Hadir, Berikut Promo Menarik dan Jadwal Acaranya
Di lain pihak, terkait kondisi geopolitik Jepang-China yang sedang memanas dan dikhawatirkan memengaruhi jumlah kunjungan wisman RI ke Jepang, Chief Representative ANA Indonesia, Tetsuma Fujii menegaskan jika hal itu tidak berdampak banyak terhadap kunjungan wisatawan RI ke Jepang.
Ia lebih jauh menjelaskan, banyak maskapai China yang memang menarik diri dari perjalanan ke Jepang. Namun, maskapai Jepang seperti ANA tetap melakukan perjalanan ke China, yang kebanyakan didorong oleh penerbangan bisnis.
"Penerbangan pesawat dari China berkurang, tapi penerbangan kita ke China tak berkurang dan jumlah penumpang juga tak berkurang. Karena, penumpang kita adalah penumpang bisnis, jadi tidak berpengaruh," terang Tetsuma.
Keunggulan Layanan Bintang 5 ANA
Kolaborasi HSBC dan ANA yang sudah berjalan bertahun-tahun memastikan konsumen Indonesia mendapatkan layanan full-service penerbangan bintang 5 ke destinasi impian dengan harga yang relatif kompetitif.
“Strategi kami di 2026 berfokus pada pemenuhan ekspektasi konsumen Indonesia dengan mengacu kepada 'Japanese Quality',” imbuh Tetsuma.
Melalui hub efisien di Haneda dan Narita, ANA menawarkan ketepatan waktu dan kenyamanan bintang 5 yang telah diakui Skytrax selama 12 tahun berturut-turut. (*) Steven Widjaja









