Poin Penting
- Grab Indonesia menutup Program Langganan Akses Hemat bagi mitra GrabBike.
- Layanan GrabBike Hemat untuk konsumen tetap tersedia dengan penyesuaian tarif.
- Kebijakan ini dilakukan di tengah implementasi aturan potongan aplikasi ojol 8 persen.
Jakarta – Grab Indonesia mengumumkan penutupan Program Langganan Akses Hemat bagi mitra pengemudi transportasi roda dua (GrabBike).
Penutupan program tersebut dilakukan karena Grab Indonesia menilai diperlukan penyesuaian yang lebih baik untuk mendukung keberlanjutan ekosistem.
“Penutupan program langganan ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak,” ujar CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi secara tertulis, Rabu, 20 Mei 2026.
Baca juga: Sah! Gojek Pangkas Komisi jadi 8 Persen, Program GoRide Hemat Dihentikan
Meski program langganan bagi mitra pengemudi ditutup, layanan GrabBike Hemat untuk konsumen tetap tersedia.
Grab Indonesia menegaskan layanan GrabBike Hemat akan tetap berjalan dengan penyesuaian biaya secara terukur, sambil tetap mengedepankan keterjangkauan bagi masyarakat.
“Untuk pengguna layanan GrabBike Standard, sampai saat ini, Grab Indonesia memastikan tidak ada kenaikan harga,” sebut Neneng.
Grab Klaim Tetap Prioritaskan Kesejahteraan Mitra
Neneng menyatakan kesejahteraan mitra pengemudi tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Menurutnya, Grab terus mengupayakan pendapatan mitra tetap terjaga di tengah dinamika industri.
Berbagai program kesejahteraan juga terus dijalankan, seperti Bonus Hari Raya (BHR), fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran ditanggung bagi mitra berprestasi, asuransi kecelakaan tambahan, beasiswa GrabScholar bagi anak mitra pengemudi, program umrah bagi mitra inspiratif, GrabAcademy, GrabBenefits, hingga kanal darurat GERCEP (Grab Respon Cepat).
Baca juga: Prabowo Pangkas Potongan Aplikator Ojol jadi 8 Persen, Begini Respons Grab
Selain itu, Grab Indonesia mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 mengenai potongan biaya aplikasi bagi mitra pengemudi roda dua sebesar 8 persen.
Gojek Lebih Dulu Hapus Program Serupa
Sebelumnya, Gojek juga menghapus Program Langganan GoRide Hemat bagi mitra pengemudi dengan alasan menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.
Ke depan, layanan GoRide Hemat akan mengikuti sistem bagi hasil 8 persen seperti GoRide Reguler. Kebijakan tersebut akan diikuti penyesuaian tarif konsumen secara moderat dengan tetap mengedepankan keterjangkauan layanan bagi masyarakat. (*) Steven Widjaja


