Poin Penting
- BTN memperkuat digitalisasi pembiayaan perumahan untuk mempermudah Gen Z memiliki rumah.
- balé by BTN mengintegrasikan pencarian hunian, simulasi hingga pengajuan KPR.
- BTN dan Rumah123 membangun ekosistem yang membantu calon pembeli menghitung kemampuan finansial sebelum mengambil KPR.
Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat strategi digitalisasi pembiayaan perumahan untuk mempermudah generasi muda memiliki rumah.
Melalui balé by BTN, bank pelat merah tersebut mengintegrasikan pencarian hunian, simulasi pembiayaan hingga pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dalam satu ekosistem digital.
Langkah tersebut terlihat melalui kolaborasi BTN dengan Rumah123 dalam Hari Properti Nasional (Harpropnas) Fest 2026, Rabu (9/9).
Dalam ajang tersebut, masyarakat ditawarkan beragam pilihan properti, mulai dari rumah baru, rumah second, KPR take over, hingga rumah lelang.
SEVP Digital Business PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Thomas Wahyudi, mengatakan kolaborasi BTN dan Rumah123 menjadi salah satu terobosan untuk memberikan pilihan yang lebih luas kepada masyarakat.
Menurutnya, konsumen tidak hanya dapat mencari rumah, tetapi juga mengukur kemampuan finansial sebelum mengambil keputusan pembiayaan.
“Di sini konsumen, Gen Z, milenial bisa punya opsi yang sangat leluasa. Dari mencari rumah idaman sampai melihat kemampuan finansialnya,” ungkap Thomas, dikutip Kamis, 10 September 2026.
Baca juga: BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dengan Outlook Stable dari Pefindo
Menurunya, BTN dan Rumah123 membangun ekosistem yang memungkinkan calon pembeli mengetahui kemampuan mencicil sekaligus kelayakan memperoleh KPR.
Dengan begitu, keputusan membeli rumah tidak hanya didasarkan pada keinginan memiliki hunian, tetapi juga kesiapan finansial.
Thomas menuturkan, calon pembeli perlu memperhitungkan sejumlah komponen sebelum mengambil KPR, mulai dari lokasi, biaya hidup, transportasi hingga cicilan rumah.
Secara umum, kemampuan cicilan dapat berada di kisaran 30 persen dari penghasilan. Meski besaran tersebut tetap menyesuaikan kondisi keuangan masing-masing calon debitur.
BTN Dorong Digitalisasi Proses KPR
Menurut Thomas, digitalisasi menjadi salah satu strategi BTN untuk mendekatkan layanan perbankan kepada generasi muda yang semakin terbiasa menggunakan kanal digital.
BTN tidak hanya mengandalkan jaringan kantor cabang dan service center. Bank juga mengembangkan layanan digital yang memungkinkan calon nasabah melakukan simulasi pembiayaan dan mengakses informasi KPR secara lebih praktis
“Masyarakat dapat melakukan simulasi pembiayaan secara digital maupun berkonsultasi secara langsung dengan petugas BTN. Kalau Gen Z biasanya digital savvy, mereka bisa menggunakan layanan online. Tapi kalau ingin bertemu langsung, kami juga punya cabang dan service center,” jelas Thomas.
Baca juga: BTN Perkuat Ekosistem Kopi Nasional, Transaksi ICX 2026 Tembus Rp8,1 Miliar
Penguatan kanal digital tersebut salah satunya diwujudkan melalui balé by BTN. Super app tersebut memiliki fitur Bale Properti yang dikembangkan sebagai ekosistem layanan properti terintegrasi.
Melalui fitur tersebut, calon nasabah dapat mencari hunian, melakukan simulasi pembiayaan, mengajukan KPR, hingga memantau proses pengajuan sampai persetujuan. Termasuk perlengkapan dan furnitur melalui mitra yang tersedia.
Thomas menegaskan, pengembangan layanan tersebut tidak semata-mata berangkat dari produk yang dimiliki BTN. Melainkan dari kebutuhan nasabah yang terus berubah, terutama di kalangan generasi muda.
“Kami membangun bukan dari product centric, tetapi dari customer need. Kebutuhannya apa, dari situ kami membangun,” katanya.
CEO 99 Group Darius Cheung mengatakan, kepemilikan rumah merupakan salah satu keputusan besar dalam hidup. Karena itu, Rumah123 berupaya tidak sekadar menjadi platform pencarian properti, tetapi mendampingi masyarakat sejak mencari hunian, menghitung kemampuan finansial, hingga menemukan solusi pembiayaan.
“Rumah123 ingin menemani masyarakat dalam setiap tahap perjalanan menuju kepemilikan rumah, mulai dari menemukan pilihan hingga mengakses solusi pembiayaan,” tandansya. (*)
Editor: Yulian Saputra


