Poin Penting
- Bantuan telah menjangkau 35.726 warga terdampak gempa di NTT.
- Tujuh posko bantuan dibuka di sejumlah kabupaten terdampak.
- Layanan kesehatan bagi kelompok rentan akan diperluas pada tahap pemulihan.
Flores – Upaya pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berjalan. Hingga 26 Agustus 2026, bantuan telah menjangkau 35.726 penerima manfaat di sejumlah wilayah terdampak.
Dukungan tersebut mencakup penyaluran 5.605 paket sembako, 2.700 paket selter, serta layanan kesehatan bagi 1.946 pasien. Sebanyak tujuh posko bantuan juga telah dibuka untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama masa penanganan dan pemulihan pascabencana.
Bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, meliputi Kabupaten Sikka, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Ende.
Baca juga: Tripa Ungkap Dampak Gempa NTT terhadap Klaim Asuransi
Selain memenuhi kebutuhan dasar, dukungan pada tahap berikutnya akan difokuskan pada layanan kesehatan bagi kelompok rentan di sejumlah daerah terdampak.
Ibu hamil, balita, dan lansia di Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Manggarai Timur akan menjadi sasaran layanan tersebut. Bantuan yang disiapkan meliputi pemeriksaan kesehatan, obat dan vitamin, serta makanan bergizi.
Dalam proses penyalurannya, PT Astra International Tbk (“Astra”) melalui Nurani Astra melibatkan sejumlah perusahaan Grup Astra, antara lain FIFGROUP, United Tractors, PAMA, KPP, SJR, Agincourt, dan YPA-MDR. Sebanyak 38 personel relawan juga dikerahkan untuk mendukung distribusi bantuan di berbagai wilayah terdampak.
Baca juga: Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Pascagempa Flores
“Astra berupaya hadir bersama masyarakat terdampak melalui Nurani Astra dan kolaborasi Grup Astra. Dukungan yang diberikan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan sebagai bagian dari upaya membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan secara bertahap,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, dalam keterangan resmi, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Lebih lanjut, ia mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT dan menyesuaikan dukungan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Selain itu juga akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. (*)


