Poin Penting
- ACES mengalokasikan capex 2026 sebesar Rp400-450 miliar, dengan mayoritas digunakan untuk ekspansi gerai pada semester II
- Perseroan menargetkan pembukaan 25-30 gerai AZKO dan total 40-50 toko baru sepanjang 2026
- Penjualan bersih semester I 2026 naik 6,3 persen yoy menjadi Rp4,54 triliun, dengan gross margin tetap 47,4 persen.
Jakarta – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp400-450 miliar sepanjang 2026.
Mayoritas anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi pembukaan gerai baru pada paruh kedua tahun ini.
Direktur ACES, Gregory S. Widjaja, menjelaskan bahwa sebagian besar alokasi capex diproyeksikan terserap pada semester II 2026 seiring dengan masifnya rencana ekspansi perseroan.
Di semester II 2026, perseroan akan terus melakukan ekspansi toko sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Hingga semester I 2026, capex yang telah direalisasikan mencapai sekitar Rp91 miliar atau setara 20-23% dari total anggaran capex yang disiapkan perseroan.
“Hal ini sejalan dengan rencana pembukaan toko yang lebih banyak pada semester kedua tahun 2026,” ucap Gregory dalam Public Expose Live di Jakarta, 10 September 2026.
Baca juga: Dukung Ekspansi 3 Lini Bisnis, Joysparks Group Siapkan Capex hingga Rp200 M per Tahun
Target Buka 50 Toko
Melalui strategi ekspansi tersebut, ACES menargetkan pembukaan 25-30 toko baru untuk brand AZKO. Secara keseluruhan, perseroan membidik penambahan 40-50 toko baru sepanjang 2026.
Ekspansi jaringan toko tersebut turut ditopang oleh kinerja keuangan perseroan yang masih tumbuh hingga semester I 2026. Penjualan bersih ACES tercatat naik 6,3 persen secara year-on-year (yoy) menjadi Rp4,54 triliun.
Sementara itu, penjualan pada kuartal II 2026 tumbuh 2,5 persen yoy menjadi Rp2,19 triliun.
ACES menilai pertumbuhan penjualan tersebut ditopang oleh same-store sales growth (SSSG) yang positif serta kontribusi dari ekspansi toko baru.
Perbaikan kinerja juga didukung oleh daya beli masyarakat yang berangsur membaik dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski demikian, daya beli masih belum sepenuhnya kembali ke level normal, di tengah tren penurunan indeks keyakinan konsumen (consumer confidence index) pada periode Lebaran.
Baca juga: Aspirasi Hidup Indonesia (ACES) Umumkan Dividen Tunai Rp579,87 Miliar, Simak Jadwalnya
Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba kotor perseroan meningkat 6,4 persen yoy menjadi Rp2,15 triliun pada semester I 2026. Adapun gross margin tercatat stabil di level 47,4 persen, relatif sama dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada kuartal II 2026, gross margin bahkan meningkat menjadi 48,5 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Capaian tersebut menandai kembalinya tingkat marjin kotor perseroan ke kisaran rata-rata normal perusahaan. (*)
Editor: Galih Pratama


