Ekonomi Global Melambat Jadi Pertimbangan Arah Bunga Acuan BI

Ekonomi Global Melambat Jadi Pertimbangan Arah Bunga Acuan BI

Ekonomi Global Melambat Jadi Pertimbangan Arah Bunga Acuan BI
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Bank Indonesia (BI) pada tanggal 18-19 September 2019 akan melaksanakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) dalam menentukan arah kebijakan suku bunga acuan 7-day reverse repo rate miliknya.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyebutkan, perkembangan ekonomi global yang melambat bakal jadi dasar penentuan RDG pada bulan September tahun ini.

“Ekonomi Eropa berdarah-darah, jika melihat trade war makin jelek dan fakta bank sentral dunia masih turunkan suku bunga,” kata Destry di Museum BI Jakarta, Jumat 6 September 2019.

Dirinya menjelaskan, kondisi ekonomi di berbagai negara mulai mengalami perlambatan salahsatunya ialah negara Tiongkok yang diperkirakan pada tahun 2019 mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 6,2%. Padahal, pada 2017 Tiongkok masih mencatatkan Pertumbuhan ekonomi 6,9%.

Walau begitu, dirinya mengaku bersyukur Indonesia masih mengalami pertumbuhan walau hanya 5,05% hingga kuartal II-2019.

“Data sampaikan bahwa ekonomi global slowing down dan unsertinty tinggi. Salah satu indikatornya lagi domestik oke kita kuatral II cukup bagus 5,05% walau investasinya menurun,” tambah Destry.

Sebagai informasi, BI telah memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan 7-day reverse repo rate sebesar 25 basis poin hingga menjadi 5,50% pada 22 Agustus 2019. Dengan demikian, secara keseluruhan BI telah melakukan pelonggaran sebesar 50 basis poin pada pertengahan tahun ini. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]