Poin Penting
- Joysparks Group menyiapkan capex Rp150–Rp200 miliar per tahun untuk dua tahun ke depan guna mendukung ekspansi tiga lini bisnisnya
- Jaringan gerai ditargetkan berlipat ganda menjadi sekitar 20 gerai dalam 2–3 tahun, dengan ekspansi mulai merambah lokasi di luar jaringan mal Summarecon
- Diversifikasi bisnis menjadi penopang kinerja di tengah pelemahan daya beli, dengan supermarket dinilai lebih resilien karena menyasar kebutuhan pokok.
Tangerang – Joysparks Group, corporate indentity PT Star Maju Sentosa, brand peritel modern yang menaungi tiga unit bisnis, yakni Star Departement Store, Happy Harvest Supermarket, dan Lintas Bookstore memasang target ekspansi agresif di tengah pelemahan daya beli masyarakat.
Untuk menopang ekspansi tiga unit bisnisnya itu, Joysparks Group mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp150 miliar sampai Rp200 miliar per tahun, dalam dua tahun ke depan.
“Anggaran memang sudah kita menyiapkan range Rp150 miliar hingga Rp200 miliar untuk saat ini sampai dua tahun ke depan. Sekadar informasi hingga akhir tahun ini kami akan mengoperasikan 10 gerai gabungan,” kata Finance Director Joysparks Group Dedi Wongso dalam Press Conference Grand Launching Joysparks Group di Tangerang, Selasa, 18 Agustus 2026.
Baca juga: FORE Gelontorkan Capex Rp15 Miliar untuk Perluas Ekspansi Segmen Donat
Dedi melanjutkan, dalam 2-3 tahun ke depan, pihaknya menargetkan jumlah gerai menjadi dua kali lipat atau sekitar 20 gerai.
Target agresif itu sejalan dengan optimisme Joysparks Group yang melihat masih ada peluang untuk terus tumbuh meski kondisi ekonomi saat ini terbilang menantang.
Diakui Dedi, walaupun turut merasakan perlambatan ekonomi dan turunnya daya beli masyarakat. Tapi, Joysparks Group masih bisa mencatatkan pertumbuhan di atas rata-rata industri. Ini juga tidak lepas dari positioning Joysparks Group dalam membidik segmen pasar. Saat segmen lain mengalami penurunan, segmen pasar peritel ini masih ada yang tetap tumbuh.
“Dibantu lagi dengan lini bisnis supermarket yang mana ini bisnis kebutuhan pokok alias primer. Ini yang lebih resilient terhadap penurunan,” ujarnya.
Keputusan manajemen mengintegrasikan lini bisnis supermarket menjadi penopang kinerja Joysparks Group di saat bisnis departement store terkoreksi.
Di tengah ekonomi yang menantang, strategi diversifikasi terbukti menjadi penopang pertumbuhan Joysparks Group.Joysparks juga akan segera melalukan ekspansi dengan menghadirkan Lintas Bookstore, yang memadukan toko buku dan gaya hidup.
Ekspansi juga tidak lagi terbatas pada pusat-pusat perbelanjaan jaringan Summarecon yang merupakan sister company Joysparks Group.
“Dalam waktu dekat ini pijakan kaki pertama memang di luar mall Summarecon yang mana tahun ini juga kami akan buka. Jadi masing-masing tiga lini bisnis ini sudah ada road map ekspansi,” lanjutnya.
Dedi juga menambahkan, kinerja Joysparks Group ke depan juga akan disokong strategi dan kurasi produk yang relevan dengan segmen yang dibidik setiap lini bisnis. Di luar itu, loyalitas pelanggan juga dianggap menjadi kunci untuk terus tumbuh.
Baca juga: Ekspansi Agresif CLEO: Dari Jaringan 500 Cabang hingga Pabrik Baru
Maka, Joysparks Group terus memperkuat hubungan dengan pelanggan lewat berbagai loyalty program dan integrasi layanan digital.
Sebagai informasi, Star Department Store akan segera membuka gerai baru di Bogor Great Mall. Sedangkan Happy Harvest supermarket akan membuka jaringan gerainya di Bogor Great Mall, Summarecon Crown Gading, Summarecon Tangerang, dan The Hood di Summarecon Serpong.
Sedangkan outlet pertama Lintas Bookstore akan hadir kuartal terakhir tahun ini di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara. (*) Ari Astriawan


