Poin Penting
- DPR menilai usulan gaji guru Rp30 juta per bulan merupakan gagasan positif untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia.
- Realisasi kebijakan tersebut dinilai membutuhkan kajian teknis mendalam dan anggaran sekitar Rp360 triliun per tahun.
- DPR mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan membahas usulan tersebut secara komprehensif sebelum diterapkan.
Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menilai usulan kenaikan gaji guru hingga Rp30 juta per bulan merupakan gagasan yang baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Namun, menurutnya, usulan tersebut memerlukan pembahasan teknis yang mendalam agar dapat diterapkan secara realistis.
“Kesejahteraan guru memang menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Namun, tidak semua gagasan yang baik dapat langsung diterapkan pada kondisi saat ini. Karena itu, perlu pembahasan yang lebih serius, intensif, dan teknis dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan,” ujar Fikri, dikutip laman DPR, Rabu, 24 Juni 2026.
Baca juga: Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Rp24,04 Triliun, Sudah Diterima 5,5 Juta Orang
Legislator Fraksi PKS itu mengatakan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik harus menjadi prioritas pemerintah.
Meski demikian, ia mengingatkan sektor pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk belum adanya skema yang pasti untuk merealisasikan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 3/PUU-XXII/2024 terkait program pendidikan dasar dan menengah gratis.
Menurut Fikri, peningkatan kesejahteraan pendidik tidak hanya menyasar guru, tetapi juga dosen. Sebab, kedua profesi tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem pendidikan nasional.
“Artinya, usulan tersebut juga harus dimaknai sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen,” tegas legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX itu.
Butuh Anggaran Rp360 Triliun per Tahun
Fikri menyampaikan pernyataan tersebut sebagai respons atas usulan mantan Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, yang mengusulkan kenaikan gaji guru hingga Rp30 juta per bulan.
Menurut Gita, peningkatan kesejahteraan guru merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang.
Baca juga: Jobstreet: 62 Persen Pekerja RI Naik Gaji, Mayoritas Kenaikannya Lampaui Inflasi
Namun, Fikri mengingatkan bahwa implementasi kebijakan tersebut membutuhkan perencanaan yang matang. Berdasarkan berbagai perhitungan, kenaikan gaji bagi sekitar 3,5 juta guru diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp360 triliun per tahun.
DPR Dorong Pembahasan Komprehensif
Fikri menilai masih banyak tantangan yang harus diselesaikan sebelum kebijakan tersebut dapat diterapkan.
“Secara teknis operasional, kita masih menghadapi banyak tantangan. Jangan sampai publik menilai kita hanya kuat dalam tataran konsep, tetapi kesulitan ketika memasuki tahap pelaksanaan yang lebih terperinci,” ujarnya.
Baca juga: Motor Listrik BGN akan Dihibahkan ke Guru, Komisi X Soroti Risiko Hukum
Karena itu, ia mendorong pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk membahas usulan tersebut secara komprehensif.
Menurutnya, kajian yang matang diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan pendidik sekaligus memperkuat kualitas pendidikan nasional. (*)
Editor: Yulian Saputra


