Poin Penting
- DPLK Syariah Muamalat mencatat imbal hasil tertinggi 16,77 persen hingga Juli 2026, dengan aset kelolaan mencapai Rp2 triliun
- DPLK Syariah Muamalat menjadi investor pertama ETF emas syariah XGLD sebagai bagian dari strategi diversifikasi investasi, khususnya Paket C
- Jumlah perusahaan peserta mencapai 971 dan peserta individu menembus 125 ribu orang, mendorong aset kelolaan tumbuh 12 persen secara tahunan.
Jakarta – Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat mencatat kinerja impresif hingga Juli 2026. Hal ini tercermin dari imbal hasil tahunan tertinggi dari tiga paket investasi yang dikelola secara syariah menembus 16,77 persen dan total aset kelolaan mencapai Rp2 triliun.
Executive Director DPLK Syariah Muamalat, Aznovri Kurniawan mengatakan performa gemilang kinerja tersebut diraih di tengah gejolak ekonomi global.
“Dari tiga paket investasi tersebut, imbal hasil tahunan tertinggi diraih oleh Paket C yang terdiri dari instrumen pasar uang, reksa dana, dan saham syariah,” ujar Aznovri, dalam keterangannya, dikutip Kamis, 20 Agustus 2026.
Adapun Paket A, kata dia, yang terdiri dari instrumen pasar uang syariah menghasilkan return 6,24 persen diikuti Paket B yang merupakan gabungan instrumen pasar uang dan pendapatan tetap syariah dengan keuntungan 5,56 persen dalam setahun terakhir.
“Sebagai bagian dari strategi diversifikasi investasi tahun ini, DPLK Syariah Muamalat resmi tercatat sebagai investor pertama pada instrumen investasi exchange-traded fund (ETF) berbasis emas, yaitu Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD), yang diterbitkan oleh PT Indo Premier Investment Management,” jelasnya.
DPLK Syariah Muamalat Masuk ETF Emas Syariah
Ia menambahkan, Masuknya DPLK Syariah Muamalat sebagai investor pertama ETF Emas ini menunjukkan ketanggapan DPLK Syariah Muamalat terhadap aspirasi peserta yang menginginkan masa pensiun yang berkah dan sejahtera.
Baca juga: Kelola Dana Pensiun 958 Perusahaan, Aset DPLK Syariah Muamalat Tembus Rp2 Triliun
“Kami berkomitmen terus menerapkan strategi investasi yang aman, transparan, dan sesuai prinsip-prinsip syariat Islam. Dengan tata kelola yang kuat, DPLK Syariah Muamalat optimistis dapat membantu masyarakat Indonesia mempersiapkan masa pensiun yang mapan, tenang, dan penuh berkah,” imbuh Aznovri.
Inisiatif ini menjadikan eksposur terhadap emas melalui XGLD menjadi bagian dari strategi investasi DPLK Syariah Muamalat, khususnya pada Paket C yang menyasar profil risiko yang relatif tinggi.
Hal ini diharapkan memberi peserta alternatif diversifikasi dengan potensi imbal hasil yang lebih tinggi, tanpa mengesampingkan prinsip syariah dan manajemen risiko dalam pengelolaannya.
Jumlah Peserta Terus Meningkat
Sejalan dengan hasil investasi yang dibukukan DPLK Syariah Muamalat, jumlah perusahaan yang mempercayakan pengelolaan dana pensiun karyawan kepada DPLK Syariah Muamalat juga terus melonjak.
Sampai dengan Juli 2026, DPLK Syariah Muamalat telah bekerjasama dengan 971 perusahaan, atau bertambah 87perusahaan baru selama setahun terakhir.
Baca juga: Dana Kelolaan DPLK Syariah Muamalat Tumbuh di Atas Industri, Tembus Rp1,9 Triliun
Penambahan tersebut adalah yang terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, seiring dengan giatnya DPLK Syariah Muamalat melakukan literasi keuangan syariah dan investasi pensiun.
Pertumbuhan juga tercatat pada peserta individu yang didominasi oleh masyarakat umum, dengan jumlah yang melampaui 125 ribu peserta per Juli 2026.
Lonjakan kepesertaan ini mendorong nilai aset DPLK Syariah Muamalat menyentuh level Rp2 triliun, naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, semakin banyak perusahaan dan masyarakat umum yang mempercayakan pengelolaan dana pensiun kepada DPLK Syariah Muamalat, amanah yang insya Allah terus kami jaga dengan baik,” bebernya.
DPLK Syariah Muamalat Perluas Akses Layanan Digital
Sementara itu, Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Ricky Rikardo Mulyadi menyatakan bahwa kinerja DPLK Syariah Muamalat yang terus meningkat tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi kepada Bank Muamalat sebagai bank pertama murni syariah.
“Pelayanan pendaftaran peserta DPLK Syariah Muamalat Bank Muamalat dapat dilakukan di seluruh jaringan kantor cabang Bank Muamalat di seluruh Indonesia, demi mewujudkan masa pensiun nasabah yang sejahtera dan penuh berkah, “ imbuh Ricky.
Ia menambahkan masyarakat kini semakin mudah dalam mengecek saldo, melihat riwayat transaksi, hingga membuka rekening DPLK melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN dan situs resmi DPLK Syariah Muamalat. (*)
Editor: Galih Pratama


