Poin Penting
- Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala KSP
- Dudung fokus menuntaskan program prioritas Presiden dan membuka laporan publik 24 jam
- KSP akan pangkas birokrasi dan perkuat koordinasi lintas lembaga.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dudung Abdurachman menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), di Istana Negara, Senin (27/4). Selain Dudung, ada lima nama pejabat lainnya yang masuk ke dalam jajaran Kabinet Merah Putih.
Ditemui awak media usai pelantikan, Dudung Abdurachman menyatakan komitmennya untuk menuntaskan program-program prioritas Presiden yang belum berjalan optimal.
“Yang pertama, tentunya bersyukur kepada Allah SWT dan yang kedua, berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas penunjukan saya sebagai KSP. Tentunya tugas-tugas ke depan bagaimana mensukseskan program strategi nasional dan untuk memastikan program unggulan Bapak Presiden sehingga bisa secara tuntas dan cepat,” ujar Dudung dalam keterangannya, Senin, 27 April 2026.
Baca juga: Reshuffle Kabinet Prabowo: Dudung jadi Kepala KSP, Jumhur Menteri LH
Sebagai KSP, Dudung menegaskan bahwa dirinya juga mengemban tugas sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah.
“Apa yang menjadi keluhan-keluhan, ini saya akan buka 24 jam laporan-laporan dari masyarakat. Termasuk mengevaluasi dan memonitor program-program Kementerian Lembaga,” ungkap Dudung.
Lebih lanjut, Dudung menyampaikan bahwa peran KSP tidak hanya sebagai penghubung, tetapi juga mengoordinasikan kerja sama dengan kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah guna menyederhanakan sistem birokrasi.
Baca juga: Biaya Admin E-Commerce Dikeluhkan, Menteri UMKM Maman Akui Belum Ada Aturan
“Sehingga jangan sampai ada hal-hal yang menjadi prioritas Presiden, kemudian terjadi masalah-masalah birokrasi. Nanti kita pangkas birokrasi,” ujar Dudung.
Dalam kesempatan tersebut, Dudung juga memohon dukungan dan kerja sama seluruh pihak, khususnya kementerian dan lembaga terkait untuk proaktif dalam menuntaskan program-program prioritas Presiden.
“Sekali lagi saya mohon bantuan untuk kerja sama dengan seluruh masyarakat dan seluruh kelembagaan. Apabila ada hal-hal yang program-program prioritas Presiden yang tidak berjalan dengan semestinya, nanti kita akan sidak dan kita tuntaskan dengan baik,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama








