Poin Penting
- OJK menyebut tiga MI tengah menyiapkan ETF emas dan menyusun prospektus, dengan target peluncuran dipercepat
- Momentum dinilai kuat, didukung pertumbuhan bullion bank dan volatilitas pasar
- ETF emas unggul karena diperdagangkan di bursa, dengan rilis ditargetkan Juni 2026 menunggu kesiapan MI.
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan hingga saat ini telah terdapat tiga Manajer Investasi (MI) yang sedang mempersiapkan profil terkait produk reksa dana Exchange Trade Fund (ETF) berbasis emas.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan ketiga MI tersebut saat ini tengah mengolah dan menyusun profil prospektus instrumen ETF Emas.
“(Jadwal peluncurannya) tetap sesuai target. Kami coba dorong lebih awal ya, karena sebetulnya momentumnya kan masih baik ya,” ucap Hasan kepada media Jakarta, 27 April 2026.
Baca juga: BRI-MI Siapkan ETF Emas Pertama di RI, Gandeng Pegadaian hingga CIMB Niaga
Ia menilai momentum peluncuran ETF emas perlu dimanfaatkan secara optimal, seiring dengan perkembangan bank emas atau bullion bank yang terus menunjukkan pertumbuhan. Ini tercermin dari kinerja PT Pegadaian (Persero) maupun PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang tumbuh positif menerapkan bisnis bullion bank.
Di sisi lain, Hasan menambahkan, volatilitas pasar yang terjadi akibat faktor global dan domestik saat ini justru membuka peluang bagi instrumen investasi alternatif seperti ETF emas.
“Dengan underlying komoditas yang dikenal secara baik oleh publik, yaitu emas, kita harapkan diminati. ETF emas ini ada keunggulannya, bisa diperdagangkan setiap saat, melalui perdagangan di bursa, (lalu) emasnya akan dismpan di dalam kustodian,” imbuhnya.
Sebelumnya, OJK menargetkan ETF emas dapat dirilis pada akhir Juni 2026. Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan peluncurannya masih menunggu kesiapan para MI yang berminat menjadi penyedia ETF emas.
Baca juga: Pembiayaan Emas Bank Muamalat Tembus Rp1,7 Triliun di Maret 2026, Naik 11 Kali Lipat
Sebagai informasi, salah satu MI yang telah mengumumkan rencana penerbitan ETF emas adalah PT BRI Manajer Investasi.
Dalam keterangan resmi pada Desember 2025, BRI-MI menyebut pengembangan ETF emas dilakukan melalui kolaborasi dengan tiga mitra strategis, yakni PT Pegadaian (Persero), PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan PT Mandiri Sekuritas. (*)
Editor: Galih Pratama








