Poin Penting
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat lalu melemah ke 7.087,62 (-0,19 persen) di awal perdagangan
- Pergerakan saham mixed: 241 naik, 193 turun, 219 stagnan; IHSG diproyeksi di kisaran 7.000–7.100
- Sentimen global dipengaruhi pelemahan S&P 500 dan Federal Reserve yang menahan suku bunga.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 7.101,22. Namun, langsung berbalik melemah pada posisi 7.087,62 atau turun 0,19 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (30/4).
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 1,67 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 81 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp498,71 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 193 saham terkoreksi, 241 saham menguat dan 219 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Jelang Long Weekend, IHSG Diprediksi Bergerak di Rentang 7.050-7.150
Sebelumnya, Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Azharys Hardian, melihat IHSG pada hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif di rentang 7.000-7.100.
“Hari ini, IHSG diproyeksikan bergerak mixed dengan konsolidasi dalam rentang 7.000-7.100,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, 30 April 2026.
Diketahui, IHSG ditutup menguat 0,41 persen pada perdagangan Rabu (29/4), dengan sektor industri, infrastruktur dan keuangan menjadi pendorong penguatan IHSG. Adapun yang menjadi pemberat IHSG datang dari sisi sektor bahan baku dan kesehatan.
Baca juga: Kantongi Restu RUPST, Bank Mandiri Siap Eksekusi Buyback Saham Rp1,16 Triliun
Kemudian, Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu (29/4) dengan S&P500 dan Dow Jones mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 0,04 persen dan 0,57 persen. Berbeda dengan Nasdaq yang mengalami penguatan sebesar 0,04 persen.
Di samping itu, The Fed mempertahankan suku bunga dana federal yang tidak berubah pada kisaran target 3,5–3,75 persen untuk pertemuan ketiga berturut-turut pada April 2026, sesuai dengan ekspektasi.
Adapun, KISI merekomendasikan trading idea hari ini, antara lain:
- BIPI (Trading Buy) Entry Price: 246-252 Target Price: 266, 282 SL: <234
- KIJA (Trading Buy) Entry Price: 185-187 Target Price: 195, 200 SL if closed below 180. (*)
Editor: Galih Pratama




