Poin Penting
- Destry Damayanti menjalani fit and proper test sebagai calon tunggal Gubernur BI di Komisi XI DPR RI, Rabu (26/8/2026), untuk menggantikan Perry Warjiyo
- Selain Destry, Komisi XI menguji Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI pada hari yang sama
- Pencalonan empat pejabat BI diusulkan Presiden Prabowo Subianto melalui Surpres yang disampaikan kepada DPR pada 10 Agustus 2026
Jakarta – Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti akan menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (26/8/2026).
Destry merupakan calon tunggal yang diajukan Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin bank sentral menggantikan Perry Warjiyo.
Uji kelayakan Destry dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. Proses tersebut menjadi tahapan penting sebelum DPR memberikan persetujuan terhadap pencalonannya sebagai Gubernur BI.
Destry saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI sekaligus Deputi Gubernur Senior BI.
Baca juga: Destry Damayanti dan Ekspektasi Pasar terhadap Arah BI
Ia sebelumnya ditunjuk menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mundur efektif pada 25 Juli 2026.
Selain Destry, Komisi XI DPR RI pada hari yang sama juga menjadwalkan fit and proper test terhadap Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI. Uji kelayakan Aida dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB.
Rangkaian uji kelayakan kemudian berlanjut pada Kamis (27/8) dengan agenda pengujian terhadap dua calon Deputi Gubernur BI, yakni Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori.
Baca juga: Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo, Purbaya Bilang Begini
Diketahui, Aida S. Budiman saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI. Solikin M. Juhro merupakan Asisten Gubernur BI, sedangkan M. Anwar Bashori menjabat sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI.
Keempat nama tersebut diusulkan Presiden Prabowo Subianto melalui Surat Presiden (Surpres) yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada pimpinan DPR pada Senin (10/8). (*)


