Poin Penting
- Danantara memperkuat sinergi dengan sejumlah BUMN untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih.
- Koperasi Merah Putih akan menjadi pusat layanan desa, mulai dari distribusi kebutuhan pokok hingga layanan keuangan, pembiayaan, dan logistik.
- Pemerintah menargetkan Koperasi Merah Putih menjadi penggerak ekonomi desa melalui ekosistem layanan yang terintegrasi.
Jakarta – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, memperkuat sinergi antar-BUMN untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar mampu memberikan layanan yang semakin luas dan efektif bagi masyarakat desa.
“Sekarang ini integrasi KDKMP memang masih di tahap awal, jadi masih ada yang harus disempurnakan. Ke depan kita bakal terus benahi supaya sistemnya makin rapi, layanannya makin lengkap, dan masyarakat desa bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Dony dikutip Antara, Jumat, 17 Juli 2026.
Menurutnya, KDKMP sendiri dipersiapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi sekaligus pusat layanan terpadu bagi masyarakat desa.
Melalui jaringan koperasi yang tersebar di berbagai wilayah, KDKMP diharapkan mampu memperkuat distribusi berbagai kebutuhan pokok.
Baca juga: Ekonom Soroti Perampingan BUMN Jangan Sekadar Percantik Valuasi
Produk yang akan disalurkan melalui koperasi tersebut antara lain LPG subsidi 3 kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Minyakita, hingga pupuk bersubsidi.
Koperasi Merah Putih Jadi Pusat Layanan Desa
Lanjutnya, selain menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, KDKMP juga akan menghadirkan berbagai layanan yang memudahkan masyarakat desa, seperti penyaluran pembiayaan Mekaar, layanan perbankan BRILink, serta akses logistik melalui Pos Indonesia.
Kehadiran berbagai layanan tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, logistik, dan kebutuhan dasar dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Untuk mendukung KDKMP, Dony Oskaria menggelar pertemuan bersama jajaran Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, PTPN IV, RNI (ID FOOD), Bulog, dan Agrinas Palma.
Baca juga: Danantara Dorong Hilirisasi agar Kekayaan Mineral RI Tak Lagi Bocor ke Luar Negeri
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antar-BUMN dalam mendukung operasional KDKMP agar mampu memberikan layanan yang semakin luas dan efektif bagi masyarakat desa.
Menurut Dony, sinergi lintas BUMN menjadi langkah awal untuk terus menyempurnakan layanan KDKMP sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Melalui kolaborasi lintas BUMN tersebut, KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi desa.
Keberadaan koperasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan, logistik, pembiayaan, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi.
Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menghadirkan layanan publik yang lebih dekat, mudah diakses, dan merata hingga ke wilayah pedesaan. (*)
Editor: Yulian Saputra


