Poin Penting
- Lion Group membatalkan sejumlah penerbangan Jakarta hingga pukul 18.00 WIB akibat penutupan Bandara Soetta dan Halim
- Pembatalan dilakukan demi keselamatan penerbangan menyusul abu vulkanik Gunung Anak Krakatau
- Penumpang terdampak dapat memilih reschedule atau refund sesuai ketentuan.
Jakarta – PT Lion Mentari Airlines atau Lion Group mengumumkan pembatalan sejumlah rute penerbangan dari dan menuju Jakarta, Senin (7/9).
Pembatalan ini menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP) akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Dalam pernyataan resminya, Lion Group mengatakan bahwa pembatalan berlaku hingga pukul 18.00 WIB. Keputusan dilakukan mengikuti pemberitahuan resmi otoritas penerbangan sipil, sehubungan dengan kondisi kedua bandar udara yang masih berstatus ditutup (Closed).
Berdasarkan pemberitahuan melalui Notice to Airmen (Notam), Bandara Soekarno-Hatta berstatus closed, mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.
Baca juga: TransNusa Sesuaikan Penerbangan Jakarta-Lampung Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
Sementara itu, Bandara Halim Perdanakusuma berstatus closed mulai pukul 08.16 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Jadi Perhatian
Lion Group mengatakan, imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu faktor penting dalam pengoperasian penerbangan karena dapat berdampak pada pengoperasian pesawat dan kondisi wilayah udara yang dilalui. Di sisi lain, paparan abu vulkanik juga dapat berdampak pada kesehatan.
“Atas pertimbangan tersebut, Lion Group memilih untuk tidak mengoperasikan penerbangan apabila kondisi belum memungkinkan dan keselamatan belum dapat dipastikan. Keselamatan dan keamanan pelanggan serta seluruh awak pesawat tetap menjadi prioritas utama,” tulis manajemen, Senin, 7 September 2026.
Baca juga: Sekolah Terdampak Abu Vulkanik Terapkan PJJ, Begini Nasib Operasional MBG
Manajemen Lion Group menilai, kondisi akibat abu vulkanik dapat berubah mengikuti perkembangan aktivitas gunung api, arah dan kecepatan angin, serta kondisi wilayah udara.
Karena itu, keputusan operasional penerbangan akan terus menyesuaikan informasi dan pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan.
Penumpang Terdampak Bisa Reschedule atau Refund
Lebih lanjut, Lion Group memahami bahwa pembatalan penerbangan dapat mengubah rencana perjalanan pelanggan, termasuk agenda pekerjaan maupun keperluan pribadi.
Bagi pelanggan yang penerbangannya terdampak, Lion Group menyediakan pilihan menurut ketentuan yang berlaku:
- Reschedule, untuk perubahan jadwal penerbangan
- Refund, untuk pengembalian dana tiket.
Waspada Penipuan
Lion Group mengimbau pelanggan untuk berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan Lion Group.
Selain itu, pelanggan diimbau tidak memberikan data pribadi, kode booking, kode OTP, maupun melakukan transaksi kepada pihak yang tidak resmi.
Pastikan informasi dan layanan penerbangan diperoleh melalui saluran resmi Lion Group. Lion Group terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan, pengelola bandar udara, serta pihak terkait dan memantau perkembangan kondisi wilayah udara. (*)
Editor: Galih Pratama


