Poin Penting
- Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo masih stabil selepas libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.
- Shell kembali menjual V-Power Diesel setelah sempat mengalami kelangkaan stok sejak awal 2026.
- SPBU BP dan Vivo belum melakukan perubahan tarif BBM sejak Maret hingga Mei 2026.
Jakarta – Harga BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terpantau stabil selepas libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Tidak ada perubahan tarif pada BBM yang dijual di SPBU Pertamina, Shell, BP, maupun Vivo dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina di Jakarta, Senin (18/5), harga BBM di SPBU Pertamina belum mengalami penyesuaian sejak 4 Mei 2026. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah operator SPBU swasta yang masih mempertahankan harga lama.
Stabilnya tarif bahan bakar tersebut terjadi ketika aktivitas masyarakat kembali normal usai momentum libur nasional. Sejumlah produk BBM subsidi maupun nonsubsidi masih dijual dengan harga sebelumnya.
Baca juga: Daftar Harga BBM Pertamina, BP, dan Shell Terbaru saat Long Weekend
Harga BBM Pertamina dan Shell Masih Stabil
Untuk wilayah Jakarta, rincian harga BBM Pertamina masih berada di level yang sama. Pertalite dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi dipatok Rp6.800 per liter.
Sementara itu, Pertamax dibanderol Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp19.900 per liter, dan Pertamax Green Rp12.900 per liter. Adapun Dexlite dijual Rp26.000 per liter serta Pertamina Dex Rp27.900 per liter.
Di sisi lain, Shell kembali menjual BBM jenis solar setelah sempat mengalami kelangkaan stok sejak awal 2026. Produk V-Power Diesel kini kembali tersedia di SPBU Shell.
Mengacu pada penyesuaian sejak 9 Mei 2026, harga BBM Shell untuk V-Power Diesel tercatat sebesar Rp30.890 per liter.
Harga BBM BP Bertahan Sejak Maret 2026
SPBU BP juga belum melakukan penyesuaian tarif dalam beberapa waktu terakhir. Harga BBM di jaringan SPBU tersebut stabil sejak BP Ultimate Diesel turun menjadi Rp29.890 per liter dari sebelumnya Rp30.890 per liter.
Untuk produk lainnya, harga masih sama sejak awal Maret 2026. BP Ultimate dipasarkan Rp12.930 per liter, sedangkan BP 92 berada di level Rp12.390 per liter.
Stabilnya harga BBM di SPBU BP menunjukkan belum adanya perubahan signifikan pada kebijakan penjualan produk BBM nonsubsidi di pasar ritel.
Baca juga: Krisis Energi Diprediksi Berlangsung hingga 2027, DEN Minta Warga Hemat BBM
Vivo Belum Umumkan Perubahan Harga BBM
Sementara itu, SPBU Vivo juga belum mengumumkan perubahan tarif sejak awal Mei 2026. Hingga saat ini, harga BBM Vivo untuk Revvo 92 masih dipatok Rp12.390 per liter.
Adapun Diesel Primus dijual dengan harga Rp30.890 per liter. Dengan belum adanya penyesuaian dari Vivo, maka seluruh operator SPBU besar di Indonesia masih mempertahankan tarif lama selepas momentum libur panjang.
Kondisi harga BBM yang stabil dinilai memberi kepastian bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan pribadi dan pelaku logistik yang mulai kembali beraktivitas usai masa liburan nasional.
Stabilnya harga BBM di berbagai SPBU nasional menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap biaya transportasi dan distribusi barang selepas libur panjang. (*)
Editor: Yulian Saputra


