Poin Penting
- Peringatan Hari Kartini 2026 menyoroti meningkatnya peran perempuan Indonesia di bisnis global, dengan 4 perempuan masuk daftar miliarder dunia versi Forbes
- Kekayaan mereka berasal dari sektor strategis seperti pusat data, batu bara, dan kelapa sawit, dengan total kekayaan hingga miliaran dolar AS
- Kehadiran mereka menegaskan posisi perempuan yang semakin kuat dan strategis dalam perekonomian nasional maupun global.
Jakarta – Peringatan Hari Kartini 2026 menjadi momentum menyoroti kiprah perempuan Indonesia di berbagai bidang, termasuk dalam dunia bisnis dan investasi global.
Data Forbes menunjukkan lebih dari 30 orang Indonesia masuk daftar miliarder dunia, dengan kekayaan berkisar USD1,3 miliar hingga USD207 miliar.
Di tengah dominasi laki-laki, terdapat empat perempuan Indonesia yang berhasil menembus daftar tersebut. Mereka mengumpulkan kekayaan dari sektor strategis seperti pusat data, batu bara, hingga perkebunan kelapa sawit.
Profil 4 Wanita Tajir di Indonesia
Berikut profil singkat empat perempuan terkaya di Indonesia pada 2026 versi Forbes dan berbagai sumber lainnya.
1. Marina Budiman
Marina Budiman menempati posisi teratas sebagai perempuan terkaya di Indonesia pada 2026. Ia merupakan salah satu pendiri sekaligus Presiden Komisaris DCI Indonesia, perusahaan pusat data yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan data Forbes Real Time Billionaires, kekayaan Marina mencapai sekitar USD6,1 miliar. Nilai tersebut melonjak tajam dibandingkan sekitar USD1 miliar pada 2024.
Baca juga: Ini 10 Orang Terkaya di Indonesia Februari 2026 versi Forbes, Prajogo Pangestu Teratas
Marina memulai karier sebagai Account Officer di Bank Bali pada 1985, sebelum berkarier panjang di perusahaan teknologi Sigma Cipta Caraka.
Ia kemudian mendirikan DCI Indonesia pada 2011 bersama Otto Toto Sugiri dan Han Arming Hanafia.
2. Dewi Kam
Nama Dewi Kam dikenal sebagai salah satu pemegang saham di PT Bayan Resources Tbk, perusahaan batu bara besar di Indonesia. Kepemilikan sekitar 10 persen saham di emiten tersebut menjadi sumber utama kekayaannya.
Forbes mencatat kekayaan Dewi Kam sebesar USD3,2 miliar pada 2026, menurun dari sekitar USD4,8 miliar pada tahun sebelumnya. Fluktuasi ini sejalan dengan pergerakan harga komoditas energi global.
Selain sektor tambang, Dewi Kam juga terlibat dalam pengembangan pembangkit listrik melalui PT Sumbergas Sakti Prima, termasuk proyek PLTU di Cilacap dan Jeneponto.
Ia juga disebut memiliki afiliasi bisnis di luar negeri berdasarkan data International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ).
3. Wirastuty Fangiono
Wirastuty Fangiono memiliki kekayaan sekitar USD1,6 miliar dan masuk dalam daftar miliarder global Forbes. Ia merupakan bagian dari keluarga bisnis sawit Fangiono, putri dari Martias Fangiono.
Baca juga: Dari Tanah Liat di Pedalaman NTT, Srikandi Heroik Tumbuhkan Numerasi Anak Usia Dini
Wirastuty berperan sebagai pengendali utama FAP Agri Tbk, perusahaan kelapa sawit yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2021.
Selain itu, ia juga memiliki kepemilikan di First Resources, perusahaan sawit yang terdaftar di Bursa Singapura dan dipimpin oleh adiknya, Ciliandra Fangiono.
4. Hartati Murdaya
Hartati Murdaya menutup daftar perempuan terkaya Indonesia tahun ini dengan kekayaan sekitar USD1,2 miliar. Ia dikenal sebagai pengusaha yang membangun bisnis bersama mendiang suaminya, Murdaya Poo.
Melalui Grup Berca dan PT Central Cipta Murdaya (CCM), pasangan ini mengembangkan bisnis di berbagai sektor, termasuk properti dan pusat perbelanjaan.
Perusahaan tersebut sempat dikenal luas sebagai salah satu pemain besar di sektor properti di Jakarta.
Kehadiran para perempuan ini menunjukkan peran yang semakin kuat dalam lanskap bisnis nasional.
Dengan latar belakang industri yang beragam, kontribusi mereka menegaskan bahwa perempuan Indonesia memiliki posisi strategis dalam perekonomian, baik di tingkat nasional maupun global. (*)
Editor: Galih Pratama








