Poin Penting
- CIMB Niaga, Danamon, dan BCA menyalurkan pembiayaan SLL Rp4,7 triliun kepada Plaza Indonesia
- Dana digunakan untuk kebutuhan korporasi dan pembiayaan ulang utang, sekaligus mendukung target keberlanjutan perusahaan
- Plaza Indonesia berkomitmen menekan emisi dan memperkuat penerapan bangunan hijau menuju target NZE.
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyalurkan pembiayaan sindikasi berbasis Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai Rp4,7 triliun kepada PT Plaza Indonesia Investama (PII) dan PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN).
Dalam transaksi ini, ketiga bank bertindak sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner (MLAB). Adapun, BNGA juga bertindak sebagai Sole Sustainability Coordinator, serta Agen Fasilitas dan Agen Jaminan.
Direktur Plaza Indonesia, Evy Tirtasudira, mengatakan, dukungan pihak perbankan tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap strategi bisnis berkelanjutan yang dijalankan perusahaan.
“Sebagai perusahaan yang memiliki visi menjadi leading mixed-use luxury property di Indonesia, aspek sustainability merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis Perseroan,” ujarnya, dikutip Rabu, 17 Juni 2026.
Menurutnya, pengembangan properti premium pada masa mendatang harus menghadirkan keseimbangan antara kualitas aset, pengalaman pelanggan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Baca juga: CIMB Niaga dan 16 Bank Danai Vale Indonesia USD750 Juta untuk Proyek Berkelanjutan
Karena itu, Plaza Indonesia akan terus memperkuat praktik keberlanjutan melalui optimalisasi efisiensi energi, pengelolaan lingkungan operasional yang lebih baik, serta peningkatan standar green building pada aset-aset utama perusahaan.
Ia bilang, fasilitas sindikasi yang diperoleh tersebut akan digunakan untuk kebutuhan pembiayaan korporasi termasuk pembiayaan ulang atas fasilitas utang sebelumnya.
Melalui skema SLL, pembiayaan ini juga mendukung komitmen keberlanjutan Plaza Indonesia dalam menjalankan strategi bisnis yang selaras dengan agenda transisi menuju ekonomi rendah karbon dan target Net Zero Emission (NZE) Pemerintah Indonesia pada 2060.
Sebagai bagian dari skema SLL, Plaza Indonesia memiliki komitmen untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) operasional, sekaligus mempertahankan sertifikasi bangunan hijau Greenship tingkat lanjut pada aset utama Plaza Indonesia, yaitu Plaza Indonesia Shopping Center dan The Plaza Office Tower.
Baca juga: Bank Sinarmas Luncurkan Reksa Dana STAR Fixed Income 4, Perluas Pilihan Investasi Nasabah
Sementara itu, Head of Corporate Banking, Investment Banking Coverage & Loan Syndication CIMB Niaga Miranty Supardi, menuturkan, sektor real estat merupakan salah satu sektor prioritas dalam roadmap NZE CIMB Group yang menargetkan pencapaian NZE pada 2050.
“Peran CIMB Niaga sebagai MLAB, Sustainability Coordinator, serta Agen Fasilitas dalam sindikasi ini menunjukkan penerapan solusi pembiayaan secara menyeluruh. Kami senantiasa mendukung transformasi berbagai sektor termasuk sektor real estat menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan, karena hal tersebut juga selaras dengan nilai-nilai sustainability CIMB Niaga,” bebernya.
Ia menilai, Plaza Indonesia telah menunjukkan konsistensi yang baik dalam memasukkan aspek keberlanjutan ke dalam operasional dan pengelolaan asetnya, termasuk melalui penerapan sertifikasi green building, peningkatan efisiensi energi, energi terbarukan, serta penguatan inisiatif dekarbonisasi lainnya.
Menurutnya, kerja sama jangka panjang dengan Plaza Indonesia ini mencerminkan peran solusi pembiayaan berkelanjutan sebagai bagian integral dari strategi korporasi dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang tangguh sekaligus bertanggung jawab.
Ke depan, CIMB Niaga menyatakan akan terus memperkuat perannya dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah. (*)
Editor: Galih Pratama


