Poin Penting
- Bank Sinarmas meluncurkan reksa dana pendapatan tetap STAR Fixed Income 4 Kelas Utama bersama STAR Asset Management.
- Produk ini menawarkan portofolio yang didominasi obligasi berkualitas dengan potensi imbal hasil kompetitif.
- Bank Sinarmas mencatat pertumbuhan distribusi produk investasi sebesar 29 persen sejak 2023.
Jakarta – PT Bank Sinarmas Tbk memperluas pilihan investasi bagi nasabah melalui peluncuran reksa dana pendapatan tetap STAR Fixed Income 4 Kelas Utama yang dikelola oleh PT Surya Timur Alam Raya Asset Management (STAR Asset Management). Produk tersebut resmi diluncurkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (9/6/2026).
STAR Fixed Income 4 Kelas Utama merupakan reksa dana pendapatan tetap yang mengalokasikan 80 persen hingga 100 persen dana kelolaannya pada Efek Bersifat Utang (obligasi) dan 0 persen hingga 20 persen pada instrumen pasar uang.
Strategi investasi ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan nilai investasi secara konsisten dengan tetap mengedepankan pengelolaan risiko yang terukur.
Baca juga: Bank Sinarmas Prediksi BI Rate Masih Berpotensi Naik Satu Kali Lagi
Sebagai reksa dana dengan kategori Kelas Utama, produk ini memiliki karakteristik yang berbeda dari kelas unit penyertaan lainnya, dengan fokus pada stabilitas serta potensi pertumbuhan nilai investasi dalam jangka menengah hingga panjang.
Bidik Kebutuhan Investor dan Nasabah Prioritas
Presiden Direktur Bank Sinarmas, Frenky Tirtowijoyo, mengatakan peluncuran STAR Fixed Income 4 Kelas Utama merupakan bagian dari komitmen Bank Sinarmas dalam menghadirkan solusi investasi yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan nasabah di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.
“Melalui hadirnya STAR Fixed Income 4 Kelas Utama, Bank Sinarmas ingin memberikan alternatif investasi yang dapat membantu nasabah mencapai tujuan keuangan mereka secara lebih terencana. Produk ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi investasi yang relevan, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah,” ujar Frenky, di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
Baca juga: Chatib Basri dan Budi G. Sadikin Dipanggil Istana, Kursi Menkeu Makin Panas
Frenky menambahkan, produk STAR Fixed Income 4 Kelas Utama dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan investor, terutama nasabah prioritas yang membutuhkan instrumen investasi dengan portofolio yang didominasi obligasi berkualitas dan potensi imbal hasil yang kompetitif. Produk ini juga dipasarkan secara eksklusif melalui Bank Sinarmas.
Reksa Dana Pendapatan Tetap Dinilai Masih Prospektif
Sementara itu, Direktur Retail Banking Bank Sinarmas, Miko Andidjaja, menilai prospek reksa dana pendapatan tetap masih menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik.
Reksa dana pendapatan tetap menjadi kategori dengan pertumbuhan aset kelolaan (AUM) tertinggi di industri sepanjang Agustus 2025, yakni naik 97 persen secara tahunan (year-on-year) dan berkontribusi sebesar 37 persen terhadap total AUM industri dengan nilai mencapai Rp254 triliun.
“Relevansi reksa dana pendapatan tetap juga tercermin dari karakteristik imbal hasilnya yang positif. Indeks reksa dana pendapatan tetap mencatat pertumbuhan sebesar 6,54 persen sepanjang Agustus 2025, sementara potensi imbal hasilnya dapat mencapai kisaran 7 persen hingga 9 persen per tahun, lebih tinggi dibandingkan reksa dana pasar uang maupun deposito konvensional,” kata Miko.
Baca juga: Bank Sinarmas Ajak Nasabah Menabung Sekaligus Donasi Sosial lewat Tabungan Simas Share
Menurutnya, instrumen tersebut menjadi pilihan menarik bagi investor yang menginginkan keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan nilai investasi.
Distribusi Produk Investasi Tumbuh 29 Persen
Miko menambahkan, sejak 2023 Bank Sinarmas sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) telah mencatat pertumbuhan tahunan (annual growth) sebesar 29 persen dalam aktivitas distribusi produk investasi.
“Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan antusiasme nasabah Bank Sinarmas terhadap instrumen reksa dana sebagai bagian dari strategi pengelolaan aset mereka,” tambahnya.
Sebagai APERD, lanjut Miko, Bank Sinarmas tidak hanya menyediakan akses terhadap produk investasi, tetapi juga berupaya menjadi mitra yang mendampingi nasabah dalam setiap tahapan perjalanan investasi, mulai dari perencanaan hingga pencapaian tujuan keuangan jangka panjang.
“Kami berharap STAR Fixed Income 4 Kelas Utama dapat menjadi salah satu jawaban atas kebutuhan investor yang mencari keseimbangan antara potensi pertumbuhan investasi dan pengelolaan risiko yang terukur, sekaligus memperkaya pilihan portofolio bagi investor Indonesia,” katanya.
Baca juga: Bank Sinarmas Buka Kantor Cabang Prioritas di Kelapa Gading
Peluncuran produk ini merupakan hasil kolaborasi Bank Sinarmas dengan STAR Asset Management sebagai manajer investasi dan PT Bank CIMB Niaga Tbk sebagai bank kustodian. Ketiga pihak berharap kerja sama tersebut dapat menghadirkan layanan investasi yang profesional, transparan, dan terpercaya, sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui akses investasi yang lebih luas. (*) Ayu Utami


