Jakarta–PT Bank BRI Agro Tbk (AGRO) berencana membagikan dividen sebesar Rp19,57 miliar dari total laba tahun buku 2016. Nilai dividen yang bakal dibagikan ini lebih tinggi dibandingkan dengan besaran dividen pada tahun sebelumnya yakni Rp15,2 miliar.
Direktur Utama BRI Agro, I Komang Sudiarsa mengatakan, rencana pembagian dividen tersebut telah disetujui oleh pemegang saham BRI Agro dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang digelar perseroan di kantornya, Jakarta, Rabu, 12 April 2017.
“Laba bersih Tahun Buku 2016 sebesar Rp103,01 miliar. Sebagian atau sekitar 20 persen dari laba 2016 itu untuk dividen. Dividen per sahamnya sekitar Rp1,3 per saham, dan rencananya akan dibayarkan pada 17 Mei 2017,” ujarnya.
Sementara itu sekitar 5 persen atau Rp5,15 miliar dari laba yang dihimpun perusahaan pada tahun lalu, akan disisihkan sebagai dana cadangan sesuai ketentuan pasal 70 UU Perseroan Terbatas No. 40 tahun 2007. Kemudian sisanya sekitar Rp78,28 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
“Laba ditahan untuk memperkuat permodalan guna mendukung ekspansi bisnis perusahaan,” ucapnya.
Bank BRI Agro mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 27,96 persen hingga periode 31 Desember 2016 menjadi Rp103,01 miliar dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp80,49 miliar. Kenaikan laba ini didorong oleh pendapatan bunga bersih yang meningkat menjadi Rp421,67 miliar dibandingkan pendapatan bunga bersih Rp355,77 miliar periode tahun sebelumnya.
Sementara laba operasional BRI Agro di sepanjang tahun 2016 tercatat sebesar Rp128,50 miliar meningkat dari laba operasional tahun sebelumnya yakni Rp95,69 miliar. Untuk laba sebelum pajak yang diraih perusahaan sebesar Rp141,28 miliar naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp110,79 miliar. Sehingga total aset perseroan hingga 31 Desember 2016 berhasil meningkat mencapai Rp11,37 triliun dibandingkan total aset hingga 31 Desember 2015 yang mencapai Rp8,36 triliun. (*)







