Poin Penting
- Presiden Prabowo Subianto merombak pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakil kepala lainnya
- Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi kinerja BGN selama sekitar 1,5 tahun sejak lembaga itu berjalan
- Nanik S. Deyang ditunjuk sebagai Kepala BGN yang baru menggantikan Dadan Hindayana.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN.
Selain itu, dua Wakil Kepala BGN, yakni Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya dan Letjen TNI (Purn) Lodewijk Pusung juga turut diganti.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah Presiden melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BGN selama sekitar 1,5 tahun berjalan.
Baca juga: BGN Setop Sementara Operasional 4.581 SPPG, Ini Alasannya
“Selama hampir 1,5 tahun monitoring dan evaluasi, maka hari ini Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo dalam keterangan pers di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Nanik S. Deyang Diangkat Jadi Kepala BGN

Sebagai pengganti Dadan, Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN. Nanik sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Dikutip dari laman BGN, Nanik lahir 3 Januari 1968 adalah seorang wartawati dan politikus Indonesia kelahiran Madiun, Jawa Timur. Ia memulai karier sebagai wartawati dari Tabloid Bangkit.
Pada 17 September 2025, ia diangkat menjadi Wakil Kepala BGN, sekaligus diberhentikannya dari jabatan Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Baca juga: BGN Tegaskan Terbuka terhadap Kritik, Dugaan Penyimpangan MBG Siap Ditindaklanjuti
Sementara Dadan resmi menjabat sebagai Kepala BGN oleh Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berdasarkan surat Keputusan Presiden RI Nomor: 94B Tahun 2024 tentang Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Dadan yang merupakan ahli bidang serangga dari Institut Pertanian Bogor ini dilantik pada 19 Agustus 2024 bersama dengan para pejabat negara lainnya pada masa pemerintahan Presiden Jokowi.
Selanjutnya, Dadan melanjutkan jabatannya sebagai Kepala BGN pada masa pemerintahan Presiden Prabowo hingga 2 Juni 2026.
BGN dibentuk untuk melaksanakan salah satu program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut menjadi salah satu janji kampanye Presiden Prabowo dalam Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2024. (*)


