OJK melansir akan ada beberapa emiten BUMN yang akan melakukan buyback. Siapa saja? Dwitya Putra Jakarta--Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan beberapa pekan terakhir, hingga mencapai kisaran level 4.100-an. Terakhir pada sesi I siang ini, Senin, 24 Agustus 2015, IHSG merosot tajam hingga 189,576 poin atau 4,37% ke level...
News
USD Sentuh Rp14 Ribu, INDEF Pertanyakan Kebijakan BI
Jika Rupiah terus melemah dikhawatirkan seperti pembiaran terhadap perpindahan uang dari Indonesia ke negara lain dalam jumlah besar. Rezkiana Nisaputra Jakarta--Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mempertanyakan kebijakan Bank Indonesia (BI) yang tidak mampu menjaga nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) yang saat ini sudah menginjak...
Bila Tak Ditangani, Kurs Rupiah ke Arah Krisis 1998
Jika kondisi perekonomian dan Rupiah dibiarkan terus menerus seperti ini, maka potensi krisis yang dikhawatirkan seperti 1998 silam bakal terjadi. Rezkiana Nisaputra Jakarta--Kondisi perekonomian yang melambat sejak kuartal I-2015 yang hanya tumbuh 4,71% dan menurun lagi menjadi 4,67% di kuartal II 2015 telah berdampak kepada indikator kesejahteraan masyarakat yang semakin...
OJK: Ada BUMN yang Buyback Hari Ini
Kondisi pasar saat ini dinilai sudah memenuhi syarat untuk buyback. Ria Martati Jakarta--Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus anjlok dan turun 4,37% pada sesi pertama perdagangan hari ini menjadi 4.146,37, akhirnya mendorong perusahaan pelat merah untuk melakukan buyback saham. "Saya dilaporkan hari ini akan ada beberapa, paling tidak Bu...
Saham Bank of India Indonesia Meroket
Saham Bank of India Indonesia pada bulan Juli mengalami kenaikan hingga 100%, dari Rp1.450 mencapai Rp2.900. Kini sampai dengan Senin, 24 Agustus 2015, pukul 14:00 siang, harga saham bank dengan kode emiten BSWD tersebut telah tercatat mencapai Rp3.720. Dwitya Putra Jakarta--Di tengah merosotnya harga saham-saham perbankan, seiring terpuruknya Indeks Harga...
BI: Rupiah Melemah Karena Global Sell Off
Pelemahan Rupiah diklaim Bank Indonesia akibat dari tekanan eksternal. Ria Martati Jakarta--Nilai tukar Rupiah yang menembus Rp14.000 per USD hari ini diyakini sebagai akibat dari faktor eksternal. "Saya mengikuti dengan seksama, saya melihat hal ini tidak bisa dipisahkan dari perkembangan dunia, karena sedang penuh ketidakpastian. Kita tahu hari ini ada...
Premi Harta Benda Topang Pertumbuhan Asuransi Umum
Premi perusahaan asuransi di Indonesia paling besar masih berasal dari kendaraan bermotor yang mencapai Rp8,11 triliun, disusul harta benda Rp7,94 triliun. Dwitya Putra Jakarta--Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengumumkan premi bruto asuransi umum di semester I-2015 sebesar Rp28,1 triliun. Jumlah tersebut meningkat 10,2% dibanding perolehan di periode sama tahun sebelumnya....
BPR Jatim Raih Penghargaan Infobank BPR Award 2015
Dalam rating 433 BPR versi Infobank 2015, BPR Jatim berhasil menyandang predikat sangat bagus. Apriyani Kurniasih. Jakarta--BPR Jatim meraih penghargaan sebagai BPR dengan kinerja positif pada 2014. Berdasrakan penilaian dalam Rating 433 BPR versi Infobank, kinerja BPR Jatim sepanjang 2014 menyandang predikat Sangat Bagus. Dari sejumlah kriteria penilaian BPR Jatim...
Mendorong Akses Kredit UMKM, Mendorong Pertumbuhan
Peningkatan akses modal atau akses kredit ke sektor UMKM, merupakan bagian dari upaya untuk menjawab kritik terhadap pertumbuhan ekonomi yang terlalu berbasis kepada korporasi besar. Rezkiana Nisaputra Jakarta - Menurunnya daya beli masyarakat telah berdampak kepada penurunan produktivitas nasional. Penurunan teruatam terjadi pada permintaan masyarakat terhadap produk industri pengolahan. Hal...
Ini Usul Bankir Untuk Atasi Pelemahan Rupiah
Pelemahan Rupiah dan pelambatan ekonomi akan meningkatkan risiko bagi lembaga keuangan. Ria Martati. Jakarta- Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk (BRI) Sunarso menyampaikan beberapa usulan untuk menahan pelemahan Rupiah saat ini. Seperti diketahui, Rupiah hari ini Senin (24 Agustus 2015) terus melemah, menurut data Jakarta Interbank Spot Dollar...
