Medan–Bank Indonesia (BI) mengajak masyarakat untuk berevolusi di dalam sistem pembayaran. Ajakan transaksi nontunai dilakukan melalui kegiatan BI Goes To Campus di Universitas Sumatera Utara ini menyasar mahasiswa sebagai pelaku utamanya.
Difi A. Johansyah, Kepala Kantor Perwakilan BI Sumatera Utara, mengatakan bahwa setiap mahasiswa adalah agen perubahan. Salah satu perubahan yang bisa dilakukan adalah berinovasi dalam setiap transaksi.
(Baca juga: BI Siapkan 5 Program Strategis Sistem Pembayaran)
“Mahasiswa harus bisa berevolusi. Jangan selalu menggunakan uang tunai, harus bisa memulai menggunakan uang nontunai. Saya menantang mahasiswa untuk bisa berkembang melalui layanan digital untuk berevolusi di dalam setiap sistem pembayaran,” jelasnya pada pembukaan BI Goes To Campus di Medan, 17 November 2016.
Dia melanjutkan, inovasi tersebut bisa dilakukan dengan membuat aplikasi ringan atau dimulai dengan mengembangkan usaha. Dengan membuka usaha, maka akan ada tansaksi di sana yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi.
(Baca juga: Ini Tiga Fokus BI Dorong Nontunai di Keuangan Syariah)
“Mahasiswa harus membiasakan melakukan transaksi nontunai karena setiap transaksi akan tercatat di sistem pembayaran yang resmi. Untuk itu, setiap usaha yang diciptakan harus mendukung sistem pembayaran nontunai,” tutupnya. (*) Indra Haryono
Editor: Paulus Yoga


