Poin Penting
- PT Mandiri Sekuritas menunjuk Alex Widi Kristiono sebagai Plt Dirut usai Oki Ramadhana ditunjuk menjadi Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA)
- Mandiri Sekuritas memastikan strategi bisnis dan layanan nasabah tetap berjalan optimal di tengah transisi kepemimpinan
- Hingga Maret 2026, pendapatan usaha bersih Mandiri Sekuritas melonjak 94 persen menjadi Rp409,6 miliar, didorong bisnis retail.
Jakarta – PT Mandiri Sekuritas melakukan penyesuaian kepemimpinan menyusul penunjukan Direktur Utama (Dirut) perseroan, Oki Ramadhana, sebagai Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA) oleh Dewan Pengawas INA.
Untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran operasional perusahaan, Mandiri Sekuritas menunjuk Direktur Risk Management and Operations, Alex Widi Kristiono, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut.
Alex mengatakan, perseroan akan terus mendorong pengembangan bisnis dengan fokus pada kebutuhan nasabah di seluruh lini usaha, mulai dari retail, capital market, hingga investment banking.
Baca juga: Mandiri Sekuritas Optimistis IHSG Bisa Tembus Level 9.050 di Akhir 2026
“Kami akan melanjutkan upaya mencapai visi sebagai investment banking terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara melalui pelaksanaan strategi-strategi bisnis yang sudah direncanakan sebelumnya,” ujar Alex dikutip, Senin, 19 Mei 2026.
Selain itu, Mandiri Sekuritas juga akan memastikan transisi kepempimpinan ini berjalan sesuai tata kelola perusahaan yang baik, sehingga fokus layanan kepada nasabah dan pemangku kepentingan lain tetap berjalan lancar.
Di bawah kepemimpinan Oki, Mandiri Sekuritas berhasil mencatatkan pertumbuhan nasabah retail yang mencapai lebih dari 1,3 juta nasabah per 2025 melalui digital trading platform Growin’.
Baca juga: Ekonomi Indonesia Solid, Bank Mandiri Nilai Sinergi Kebijakan Topang Prospek Pertumbuhan
Sebagai informasi, per 30 Maret 2026, Mandiri Sekuritas mencatatkan hasil bisnis yang kuat. Pendapatan usaha bersih mencapai Rp409,6 miliar atau meroket 94 persen dibandingkan dengan Rp211,7 miliar yang dicapai pada periode yang sama tahun 2025.
Kontribusi terbesar dari pendapatan usaha berasal dari lini bisnis retail sebanyak 54 persen, diikuti capital market 27 persen, dan sisanya investment banking termasuk Mandiri Securities Singapore. (*)
Editor: Galih Pratama


