Analisis

Berharap Pertumbuhan dari Ekonomi Kreatif

Paket kebijakan ekonomi jilid IV menitahkan bahwa penerima KUR adalah individu (perseorangan) atau badan hukum, yang meliputi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang produktif. KUR  juga dapat diberikan kepada calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan mendulang devisa di mancanegara, anggota keluarga dari karyawan atau TKI yang berpenghasilan tetap, dan TKI setelah bekerja di mancanegara.

Terkait dengan itu, maka niat Bekraf agar KUR juga mengalir ke industri kreatif patut dipertimbangkan. Pertama, hal itu dapat lebih memperluas penerima KUR lantaran masih banyak pelaku usaha ekonomi kreatif yang belum layak diberikan kredit perbankan (bankable). Karena itu, akan lebih bermanfaat ketika KUR dapat diprioritaskan bagi bisnis rintisan (start up business). Dengan demikian, KUR menjadi salah satu sumber yang menarik bagi pelaku usaha ekonomi kreatif untuk memperoleh modal kerja.

(Baca juga: Perlu Ada Kebijakan Dorong Kredit Ekonomi Kreatif)

Tidak berhenti di situ. Ekonomi kreatif juga mampu menekan tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 7,03 juta orang atau 5,61% per Agustus 2016 mengingat sektor itu mampu menyerap ribuan tenaga kerja selama ini. Tengok saja, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tenaga kerja ekonomi kreatif 15,96 juta orang atau naik 18,66% dari data pada 2011 sebesar 13,45 juta orang.

Peran Bekraf makin dituntut untuk dapat mendorong ibu-ibu di desa dengan meningkatkan keterampilan mereka. Katakanlah, keterampilan dalam menjahit pakaian wanita dan anak, membuat tas, telapak meja dari kain perca, dan kerajinan tangan. Bukan hanya itu. Bekraf juga amat diharapkan dapat mencarikan pasar produk sektor ekonomi kreatif itu sehingga dapat menciptakan dampak ekonomis bagi ibu-ibu di desa. Tegasnya, ibu-ibu di desa dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga sebagai jalan menuju kesejahteraan keluarga. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3 4 5 6

Paulus Yoga

Recent Posts

Bukan Gaji, Ini 5 Faktor yang Bikin Pekerja Indonesia Paling Bahagia se-Asia Pasifik

Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More

8 hours ago

Bareskrim Geledah Shinhan Sekuritas Terkait Dugaan Saham Gorengan

Poin Penting Bareskrim geledah PT Shinhan Sekuritas Indonesia terkait pengembangan kasus dugaan tindak pidana pasar… Read More

8 hours ago

Gozco Capital Agresif Tambah Saham BBYB, Kepemilikan Jadi 10,53 Persen

Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More

8 hours ago

OJK dan BEI Sosialisasi Aturan Free Float 15 Persen ke AEI

Poin Penting OJK dan BEI resmi mensosialisasikan rencana kenaikan free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

8 hours ago

Bumi Serpong Damai (BSDE) Catat Prapenjualan Rp10,04 Triliun, Lampaui Target 2025

Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More

9 hours ago

Leadership is All About Getting Result

Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More

10 hours ago