Poin Penting
- Sektor keuangan melemah 0,07 persen pada perdagangan sesi I IHSG, dengan tekanan terutama berasal dari saham-saham bank berkapitalisasi besar
- Tiga saham Himbara terkoreksi, yakni BBRI turun 0,94 persen, BMRI melemah 0,48 persen, dan BRIS terkoreksi 0,55 persen
- BBNI dan BBTN menguat, masing-masing 0,27 persen dan 0,41 persen, sementara saham BBCA stagnan di level Rp6.400 per saham.
Jakarta – Sektor keuangan menjadi salah satu sektor yang melemah pada perdagangan sesi I, Rabu (26/8). Pelemahan tersebut sejalan dengan IHSG yang terkoreksi 0,07 persen.
Tekanan pada sektor keuangan terutama berasal dari saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar yang mayoritas bergerak melemah.
Dari kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), tiga saham tercatat mengalami koreksi. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 0,94 persen ke level Rp3.150 per saham dari posisi pembukaan Rp3.180.
Baca juga: ARKO Akuisisi 99,9 Persen Saham Endorshine, Perluas Sektor Energi Surya
Kemudian, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 0,48 persen menjadi Rp4.180 per saham dari Rp4.200.
Saham PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) juga terkoreksi 0,55 persen ke level Rp1.795 per saham dari Rp1.805.
Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) masing-masing menguat 0,27 persen dan 0,41 persen.
Baca juga: BEI Mau Hapus Batas Saham Rp50, Ini yang Perlu Diwaspadai Investor
Saham BBNI ditutup di level Rp3.690 per saham dari Rp3.680. Sedangkan saham BBTN naik menjadi Rp1.215 per saham dari Rp1.210.
Adapun saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang merupakan bank dengan kapitalisasi pasar terbesar, terpantau stagnan di level Rp6.400 per saham. (*)
Editor: Galih Pratama


