Poin Penting
- BCA memastikan penyesuaian suku bunga kredit dilakukan secara bertahap seiring kenaikan BI Rate.
- Kenaikan suku bunga kredit mengikuti jatuh tempo fasilitas pinjaman dan mempertimbangkan kondisi bisnis nasabah.
- Pada semester I 2026, rata-rata suku bunga kredit BCA hanya naik 4 basis poin secara kuartalan.
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan penyesuaian suku bunga kredit dilakukan secara bertahap seiring kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 100 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menjelaskan, penyesuaian suku bunga kredit tidak dilakukan secara langsung setelah kenaikan BI Rate. Penerapannya mengikuti jatuh tempo fasilitas pinjaman yang telah berjalan sehingga kenaikan suku bunga berlangsung secara bertahap.
“Kenaikan Bank Indonesia (BI Rate) ini kan di bulan Mei. Nah pada saat kita melihat loan ke customer itu bunga kreditnya harus menunggu dulu loan yang ada jatuh tempo. Jadi kenaikannya pun akan bertahap,” katanya dalam konferensi pers kinerja BCA semester I 2026, Selasa, 28 Juli 2026.
Baca juga: BCA Kantongi Laba Rp29,5 Triliun di Semester I 2026, Kredit Lampaui Rp1.000 Triliun
Hendra menambahkan, BCA tidak akan menaikkan suku bunga kredit kepada seluruh nasabah. Penyesuaian akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kondisi dan prospek bisnis masing-masing nasabah.
Sementara itu, nasabah yang telah memperoleh tingkat suku bunga relatif tinggi tidak akan dikenakan kenaikan lebih lanjut.
“Kita tidak menaikkan di semua nasabah. Kita hanya menaikkan nasabah yang selektif yang kita lihat dari sisi bisnis masih bisa tentu kita naikkan. Untuk nasabah yang tentu rate-nya sudah tinggi kita tidak naikkan,” ungkapnya.
Suku Bunga Kredit Naik 4 Bps secara Kuartalan
Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim menambahkan, penyesuaian suku bunga kredit BCA secara kuartalan (quarter to quarter/qtq) tidak terlalu besar.
Rata-rata suku bunga kredit hanya meningkat 4 bps dibandingkan kuartal sebelumnya. Kenaikan tersebut dinilai tidak material jika dibandingkan dengan kenaikan BI Rate sebesar 100 bps.
“Kita naik hanya sedikit 4 bps, jadi tidak terlalu material dibandingkan dengan Kenaikan dari BI Rate yang 100 bps,” kata Vera.
Baca juga: Masuk Semester II 2026, BCA Pastikan Tak Revisi Target Kredit dalam RBB
Dia menyatakan, dibandingkan kenaikan suku bunga, BCA lebih mengutamakan potensi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Karena kita utamakan adalah potensi pertumbuhan yang lebih baik,” ungkapnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


