Poin Penting
- Bank Victoria menyiapkan dana Rp250 miliar untuk melunasi Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahap I 2019 yang jatuh tempo pada 28 Juni 2026
- Perseroan juga mengalokasikan Rp7,34 miliar untuk pembayaran kupon bunga kepada pemegang obligasi
- Seluruh dana pelunasan dan bunga telah ditempatkan pada instrumen SBN sehingga kewajiban dipastikan terpenuhi tepat waktu.
Jakarta – PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) telah menyiapkan dana untuk melunasi Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap I Tahun 2019 yang akan jatuh tempo pada 28 Juni 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), BVIC mengalokasikan dana senilai Rp 250 miliar untuk pelunasan pokok obligasi subordinasi.
Selain itu, perseroan juga menyiapkan dana sebesar Rp7,34 miliar untuk pembayaran kupon bunga kepada para pemegang obligasi.
Baca juga: OJK Minta Bank Mantap Investigasi Dugaan Penipuan Investasi, Korban Diimbau Melapor
Manajemen Bank Victoria mengatakan, seluruh dana yang disiapkan untuk memenuhi kewajiban tersebut kini telah ditempatkan pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang dimiliki perseroan.
“Dana dimaksud pada saat ini ditempatkan pada instrumen Surat Berharga Negara yang dimiliki bank,” tulis manajemen BVIC, Jumat, 5 Juni 2026.
Adapun kesiapan dana tersebut dilakukan seiring dengan akan jatuh temponya Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap I Tahun 2019 pada akhir Juni 2026.
Baca juga: Cek Rekening! Dividen Tunai BSI Rp1,51 Triliun Cair Hari Ini (5/6)
Dengan tersedianya dana pelunasan pokok dan pembayaran bunga, BVIC juga memastikan seluruh kewajiban kepada pemegang obligasi dapat dipenuhi sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.
Sebagai informasi, obligasi subordinasi menjadi salah satu instrumen pendanaan yang digunakan bank dalam memperkuat struktur permodalan.
Pelunasan tepat waktu atas instrumen tersebut menjadi bagian dari komitmen emiten dalam menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pengelolaan keuangan perusahaan. (*)
Editor: Galih Pratama


