Poin Penting
- Tabungan Haji Bank Mega Syariah terus tumbuh, dengan jumlah rekening naik lebih dari 5% YoY dan volume tabungan meningkat lebih dari 12 persen YoY
- Bank Mega Syariah mengapresiasi nasabah Tabungan Haji melalui Grand Prize Voucher Haji Khusus senilai Rp254 juta untuk mendorong masyarakat menyiapkan dana haji sejak dini
- Sebagai BPS BPIH, Bank Mega Syariah memperkuat pertumbuhan Tabungan Haji lewat edukasi, akuisisi nasabah, dan kolaborasi dengan berbagai mitra ekosistem haji.
Jakarta – Bank Mega Syariah terus memperkuat bisnis tabungan haji sebagai salah satu motor penghimpunan dana murah (CASA). Hingga pertengahan 2026, produk Tabungan Haji perseroan mencatatkan pertumbuhan positif, baik dari sisi jumlah rekening maupun volume tabungan.
Komitmen tersebut ditegaskan Bank Mega Syariah melalui penyerahan Grand Prize Program Poin Haji Berkah berupa Voucher Haji Khusus/Plus senilai Rp254 juta kepada Mardiah, nasabah KCP Tangerang City.
Program loyalitas yang berlangsung sejak April 2025 itu menjadi bagian dari upaya perseroan mendorong masyarakat menyiapkan dana haji sejak dini.
Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah yang konsisten mempersiapkan ibadah haji melalui Tabungan Haji Bank Mega Syariah.
“Program Poin Haji Berkah merupakan bentuk apresiasi kami kepada nasabah yang telah konsisten merencanakan ibadah haji bersama Bank Mega Syariah. Melalui hadiah Grand Prize berupa Voucher Haji Khusus/Plus ini, kami berharap dapat semakin memotivasi masyarakat untuk mempersiapkan ibadah haji sejak dini,” ujar Yuwono dikutip 26 Juli 2026.
Baca juga: Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 17 Persen di Juni 2026
Menurutnya, minat masyarakat terhadap Tabungan Haji Bank Mega Syariah terus meningkat. Hal itu tercermin dari pertumbuhan jumlah rekening (Number of Account/NoA) yang naik lebih dari 5 persen secara tahunan (year on year/YoY). Sementara itu, volume tabungan meningkat lebih dari 12 persen YoY.
Tak hanya itu, secara year to date (YtD), Tabungan Haji juga masih membukukan pertumbuhan sekitar 5,3 persen.
Yuwono menilai, Tabungan Haji menjadi salah satu produk strategis perseroan karena mampu memperkuat penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), khususnya dana murah, sekaligus memanfaatkan besarnya potensi ekosistem haji di Indonesia.
“Tabungan Haji menjadi salah satu produk strategis Bank Mega Syariah dalam memperkuat dana murah sekaligus mendukung pertumbuhan DPK perseroan. Potensi ekosistem haji masih sangat besar, karena kebutuhan masyarakat untuk mempersiapkan ibadah haji bersifat jangka panjang dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH), Bank Mega Syariah terus memperluas penetrasi pasar melalui berbagai strategi. Di antaranya meningkatkan akuisisi nasabah baru, memperkuat hubungan dengan nasabah eksisting, serta memperluas kolaborasi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Kantor Urusan Agama (KUA), majelis taklim, komunitas, perusahaan, hingga perguruan tinggi.
Baca juga: Fungsi Intermediasi Solid, Laba Bank Mega Syariah Tumbuh 17,56 Persen di Juni 2026
Bank Mega Syariah juga gencar melakukan edukasi mengenai pentingnya perencanaan haji sejak usia produktif serta aktif membuka booth pada berbagai kegiatan untuk mendekatkan layanan Tabungan Haji kepada masyarakat.
Selain layanan haji, Bank Mega Syariah turut menyediakan layanan umrah melalui kerja sama dengan sejumlah biro perjalanan umrah. Perseroan juga menawarkan Tabungan Berkah Rencana sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan biaya umrah secara bertahap sesuai prinsip syariah. (*)


