Poin Penting
- BCA mencatat AUM Rp339 triliun per Juni 2026, tumbuh 16 persen yoy, seiring peningkatan DPK sebesar 7,9 persen menjadi Rp1.284 triliun
- CASA BCA mencapai 84,3 persen dari total DPK, dengan giro dan tabungan tumbuh 10,2 persen yoy menjadi Rp1.082 triliun
- BCA kembali menggelar BCA Wealth Summit 2026 untuk memperkuat edukasi investasi, proteksi, pengelolaan kekayaan, dan ketahanan finansial menghadapi ketidakpastian global.
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat Asset Under Management (AUM) atau dana kelolaan Perseroan hingga Juni 2026 sebesar Rp339 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 16 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
“Pada Juni 2026, aset under management kita mencapai Rp339 triliun, dibandingkan dengan tahun lalu ada peningkatan 16 persen,” kata Haryanto T. Budiman, Direktur BCA dalam Konferensi Pers BCA Wealth Summit 2026, Rabu, 9 September 2026.
Haryanto menjelaskan, pertumbuhan AUM tersebut seiring dengan meningkatnya Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA sebesar 7,9 persen yoy mencapai Rp1.284 triliun di semester I 2026. Jika dirinci, porsi Current Account Saving Account (CASA) atau rasio dana murah BCA mencapai 84,3 persen dari total DPK. Adapun pertumbuhan giro dan tabungan sebesar 10,2 persen yoy mencapai Rp1.082 triliun.
Baca juga: BCA Digital Gandeng Cinema XXI Perluas Kanal Transaksi blu
“Jadi kalau kita lihat Dana Pihak Ketiga kita juga tumbuh dengan baik, CASA kita juga tumbuh dengan baik, tapi investment juga tumbuh dengan baik. Itu menunjukkan bahwa masyarakat di Indonesia ini semakin paham perlunya untuk melakukan investasi,” jelasnya.
BCA Wealth Summit 2026
Untuk itu, BCA kembali menghadirkan BCA Wealth Summit 2026 yang sebuah forum edukasi finansial tahunan yang dirancang untuk membantu nasabah dan masyarakat mempersiapkan perencanaan finansial masa depan secara lebih menyeluruh.
Mengangkat tema, “Guard Your Future, Lead What’s Next”, BCA Wealth Summit 2026 mengajak nasabah dan masyarakat luas memahami pentingnya menjaga ketahanan finansial sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.
Haryanto menyampaikan, BCA Wealth Summit 2026 menjadi wadah bagi nasabah untuk memahami dinamika pasar keuangan global dan domestik yang semakin kompleks, perubahan lanskap investasi, hingga risiko kesehatan yang kian meningkat.
Oleh karenanya, lanjut Haryanto, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan investasi dan proteksi dengan lebih percaya diri, lebih bijak, dan berbasis informasi.
“Melalui BCA Wealth Summit 2026, kami ingin menghadirkan perspektif yang lebih luas mengenai bagaimana masyarakat dapat membangun ketahanan finansial, melindungi aset, serta menjaga kesehatan sebagai bagian dari strategi finansial jangka panjang. BCA berkomitmen menjadi mitra yang mendampingi nasabah dalam setiap fase perjalanan finansial mereka,” ujarnya.
Adapun penyelenggaraan BCA Wealth Summit 2026 berlangsung secara hybrid. Sesi luring (offline) dilaksanakan pada 16 – 17 September 2026 yang akan dihadiri oleh nasabah undangan, dilanjutkan dengan sesi daring (online) pada 18 September hingga 2 Oktober 2026 melalui website bca.id/wealthsummit, yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat dan nasabah BCA.
BCA Wealth Summit 2026 sesi offline menghadirkan berbagai sesi yang membahas kondisi ekonomi terkini di tengah volatilitas pasar, mengetahui arah tren dan dinamika pasar dan perkembangan teknologi.
Kegiatan ini juga menghadirkan dua tokoh menteri luar negeri di dua periode sebelumnya, yaitu Marty Natalegawa dan Retno Marsudi.
Baca juga: BCA Tebar Dividen Interim Kuartal III 2026 Rp3,07 Triliun, Cek Jadwal Pembagiannya
Kedua sosok tersebut akan membagikan insight dan pengalaman berharga yang penting di aspek geopolitik dan kepemimpinan di tengah situasi ketidakpastian yang terjadi.
Ada juga pembahasan mengenai pengelolaan kekayaan dan wealth transfer kepada generasi penerus, hingga pentingnya menjaga kesehatan fisik dan finansial sebagai dua elemen yang saling melengkapi dalam membangun masa depan.
Selama dua hari penyelenggaraan luring, selain mengikuti rangkaian conference dan talkshow, nasabah juga dapat berkonsultasi dengan para ahli secara langsung serta mengikuti networking session.
Sementara itu, sesi online BCA Wealth Summit 2026 menghadirkan berbagai podcast edukasi finansial dengan topik yang relevan, financial readiness test untuk membantu peserta mengenali kondisi finansialnya dalam menghadapi berbagai potensi risiko, serta aktivitas Wealth Conquest yang dapat diikuti oleh masyarakat umum. (*)
Editor: Galih Pratama


