Poin Penting
- IHSG ditutup di level 6.678,20 pada perdagangan 9 September 2026, melemah 0,12 persen.
- Sebanyak 317 saham turun, 308 saham naik, dan 169 saham tidak berubah.
- Sektor transportasi menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 2,41 persen, sedangkan sektor kesehatan turun paling dalam 1,33 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 9 September 2026, ditutup bertahan di zona merah pada level 6.678,20. IHSG melemah 0,12 persen dari posisi sebelumnya di 6.686,44.
Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 317 saham terkoreksi, 308 saham menguat, dan 169 saham tidak mengalami perubahan.
Sebanyak 34,50 miliar saham diperdagangkan dengan 2,17 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp16,16 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Berbalik Turun 0,58 Persen ke 6.647, Mayoritas Sektor Melemah
Lalu mayoritas indeks dalam negeri terpantau ikut melemah, dengan LQ45 turun 0,20 persen ke 664,25, IDX30 merosot 0,58 persen jadi 369,43, Sri-Kehati melemah 0,63 persen ke 320,57. Sedangkan, JII naik tipis 0,01 persen menjadi 405,57.
Kemudian, mayoritas sektor juga bertahan melemah, dengan sektor kesehatan merosot 1,33 persen, sektor siklikal turun 1,23 persen, sektor teknologi melemah 0,96 persen, sektor properti merosot 0,85 persen, sektor keuangan turun 0,57 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,39 persen.
Sedangkan, sektor lainnya masih bergerak positif, antara lain, sektor transportasi menguat 2,41 persen, sektor industrial naik 0,95 persen, sektor bahan baku meningkat 0,85 persen, sektor energi menguat 0,77 persen, dan sektor infrastruktur naik 0,42 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Tembus 6.750, Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Lautan Luas Tbk (LTLS), dan PT Indika Energy Tbk (INDY).
Sedangkan saham top losers adalah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), dan PT MD Entertainment Tbk (FILM).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Eagle High Platations Tbk (BWPT), dan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG). (*)
Editor: Yulian Saputra


