Airlangga Ungkap Risiko Harga BBM Naik Akibat Perang Israel-AS vs Iran
Page 2

Airlangga Ungkap Risiko Harga BBM Naik Akibat Perang Israel-AS vs Iran


Beban Subsidi Membengkak

Huda menilai lonjakan harga minyak dan barang impor akan memperbesar beban subsidi energi pemerintah, khususnya BBM. Tanpa realokasi anggaran, kondisi tersebut berisiko menekan fiskal negara.

“Ketika harga minyak mentah dan barang impor naik, maka beban subsidi pemerintah akan membengkak terutama untuk BBM. Anggaran kita akan jebol apabila tidak ada realokasi anggaran ke subsidi BMM,” tegasnya.

Baca juga: Empat Luka Ekonomi dari Perang Iran-AS dan Israel

Ia menambahkan, mengandalkan penerimaan negara atau utang baru bukan solusi mudah di tengah ketidakpastian global.

“Mengandalkan utang baru pun susah karena ada laporan dari Moodys dan terbaru S&P yang mengatakan kondisi pengelolaan fiskal kita buruk,” tandasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Netizen +62