Poin Penting
- ACES mempertahankan target 2026, dengan SSSG 2-4 persen dan pertumbuhan penjualan bersih 6-8 persen
- Kinerja semester I 2026 tumbuh positif, penjualan bersih naik 6,3 persen yoy menjadi Rp4,54 triliun dan laba kotor meningkat 6,4 persen menjadi Rp2,15 triliun
- Ekspansi terus digenjot, dengan capex Rp400-450 miliar untuk membuka 40-50 gerai baru, termasuk 25-30 gerai AZKO.
Jakarta – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) optimistis mampu menjaga pertumbuhan bisnis sepanjang 2026. ACES tetap mempertahankan pertumbuhan same-store sales growth (SSSG) sebesar 2-4 persen dan penjualan bersih ditarget tumbuh 6-8 persen.
“Kami akan tetap mempertahankan semua guidance untuk tahun 2026 ini dengan pertumbuhan triple SG sebesar 2-4 persen dan pertumbuhan total penjualan bersih sebesar 6-8 persen,” kata Gregory S. Widjaja, Direktur ACES dalam Public Expose Live di Jakarta, 10 September 2026.
Baca juga: Gelontorkan Capex Rp450 Miliar, ACES Targetkan Buka 50 Gerai Baru Tahun Ini
Hingga semester I 2026, penjualan bersih ACES tercatat tumbuh 6,3 persen secara year-on-year (yoy) menjadi Rp4,54 triliun. Sedangkan untuk penjualan khusus pada kuartal II 2026 tercatat juga naik 2,5 persen yoy menjadi Rp2,19 triliun.
Sejalan dengan kenaikan penjualan, laba kotor ACES turut terdongkrak 6,4 persen yoy menjadi Rp2,15 triliun pada semester I 2026.
Adapun perolehan marjin kotor (gross margin) tercatat stabil di level 47,4 persen, relatif sama dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Aspirasi Hidup Indonesia (ACES) Umumkan Dividen Tunai Rp579,87 Miliar, Simak Jadwalnya
Ekspansi Gerai
Untuk mencapai target bisnis 2026, ACES telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp400-Rp450 miliar sepanjang 2026. Capex tersebut mayoritas akan digunakan untuk ekspansi toko.
Hingga paruh pertama 2026, ACES telah merealisasikan capex Rp91 miliar atau setara dengan 20-23 persen dari total anggaran capex 2026.
Melalui capex tersebut, ACES menargetkan pembukaan toko baru untuk brand AZKO sebanyak 25-30 toko baru, serta total penambahan 40-50 toko baru secara keseluruhan sepanjang 2026. (*)
Editor: Galih Pratama


