Poin Penting
- Sebanyak 38 persen UKM mengaku terkendala biaya dalam melakukan digitalisasi usaha.
- Hypernet Technologies meluncurkan layanan Whooz untuk menyediakan solusi TI dengan biaya lebih terjangkau.
- Whooz menggabungkan layanan internet, perangkat TI, dan kecerdasan buatan dalam satu ekosistem.
Jakarta – Digitalisasi masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam mengembangkan bisnis. Meski 58 persen UKM menilai teknologi menjadi katalis pertumbuhan usaha, sebanyak 38 persen mengaku terkendala biaya untuk melakukan transformasi digital.
Selain itu, data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjukkan Indonesia masih membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital. Namun, kebutuhan tersebut belum sepenuhnya mampu dipenuhi oleh pelaku UKM.
Di sisi lain, masyarakat semakin terbiasa menggunakan layanan digital. Bank Indonesia (BI) mencatat pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah mencapai 57 juta, dengan 39,3 juta merchant yang mayoritas merupakan pelaku usaha.
Melihat kondisi tersebut, Hypernet Technologies, perusahaan penyedia solusi teknologi informasi (TI) di bawah naungan XLSMART, memperluas pasar dengan menyasar segmen UKM melalui layanan terbaru bernama Whooz.
Layanan tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha mengadopsi teknologi digital dengan biaya yang lebih terjangkau.
Baca juga: Tujuh UKM Binaan LPEI Tembus Pasar Kanada, Raih Kontrak Ekspor Rp3,4 Miliar
VP Brand & Marketing Hypernet Technologies, Oktaviani Handojo menjelaskan, peluncuran Whooz menandai perluasan portofolio layanan perusahaan yang selama 19 tahun terakhir dikenal fokus melayani solusi korporasi skala enterprise besar. Kini, perusahaan membuka akses teknologi yang andal bagi pelaku usaha menengah ke atas.
“Peluncuran Whooz merupakan komitmen nyata dari strategi pemasaran kami untuk menghadirkan ekosistem teknologi terkelola yang ringkas dan bebas kompleksitas IT, di mana seluruh pemeliharaan hardware dan instalasi dikawal penuh selama 24 jam,” ujar Oktaviani pada Kamis, 29 Juli 2026.
Baca juga: Pentingnya Konfigurasi Hardware dan Software Yang Tepat Bagi Perbankan
Lengkapi Layanan dengan AI
Whooz menggabungkan peran System Integrator (SI) dan Internet Service Provider (ISP) dalam satu pintu katalog siap pakai. Selain itu, Whooz juga dilengkapi dengan kecerdasan buatan bernama “JOKO AI”, yang bisa pelaku UKM pakai untuk memblokir situs berbahaya, optimalisasi bandwidth, serta penyajian trafik maupun data.
Ke depan, kehadiran Whooz diharapkan mampu memodernisasi ekosistem TI pelaku UKM, supaya bisa bersaing secara adil di era digital. (*) Mohammad Adrianto Sukarso


