WFA Lebaran 2026 Tak Dihitung Cuti, Ini Aturan Lengkapnya
Page 2

WFA Lebaran 2026 Tak Dihitung Cuti, Ini Aturan Lengkapnya


Aturan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Swasta

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa kebijakan WFA Lebaran 2026 untuk swasta bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 dengan tetap menjaga produktivitas kerja.

Ia mengatakan WFA tidak berlaku bagi sektor-sektor tertentu yang bersifat esensial atau berkaitan dengan kelangsungan produksi, seperti:

  • Kesehatan
  • Perhotelan dan hospitality
  • Pusat perbelanjaan
  • Manufaktur
  • Industri makanan dan minuman
  • Sektor esensial lainnya

Dalam ketentuannya, pekerja yang menjalankan WFA tetap melaksanakan tugas sesuai perjanjian kerja dan kebijakan perusahaan. WFA juga tidak diperhitungkan sebagai cuti tahunan.

“Upah selama WFA diberikan sesuai dengan upah yang diterima saat bekerja di tempat biasa atau sesuai dengan perjanjian kerja,” ujar Yassierli.

Baca juga: Jadwal Cuti Bersama 2026 Ditetapkan, Ini Rangkaian Long Weekend dan Libur Lebaran

Jam kerja dan mekanisme pengawasan selama WFA diserahkan kepada masing-masing perusahaan dengan tetap menjaga produktivitas. Kementerian Ketenagakerjaan juga akan menerbitkan surat edaran sebagai pedoman pelaksanaan bagi dunia usaha.

Layanan Publik Tetap Jadi Prioritas

Dalam kondisi darurat, pimpinan instansi pemerintah diwajibkan memastikan layanan publik, khususnya yang bersifat esensial, tetap berjalan tanpa hambatan.

Surat Edaran MenPAN-RB tersebut menjadi pedoman bagi seluruh instansi pemerintah untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pemerintahan selama periode WFA Lebaran 2026. (*) Prima Gumilang

Related Posts

News Update

Netizen +62