Nasional

Usut Kasus Ade Kuswara, KPK Buka Peluang Panggil Rieke Diah Pitaloka

Poin Penting

  • KPK membuka peluang memanggil Rieke Diah Pitaloka jika keterangannya dibutuhkan dalam kasus suap proyek di Kabupaten Bekasi.
  • Kasus bermula dari OTT 18 Desember 2025, dengan penyitaan uang ratusan juta rupiah dan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah pihak.
  • Tiga tersangka ditetapkan, yakni Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang sebagai penerima suap, serta Sarjan sebagai pemberi suap.

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan membuka peluang untuk memanggil pihak-pihak yang dinilai relevan dalam pengusutan kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi. Salah satu nama yang berpotensi dimintai keterangan adalah anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VII yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta itu disebut KPK dapat dipanggil apabila keterangannya dibutuhkan guna memperjelas konstruksi perkara yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).

“Jika memang dibutuhkan untuk dilakukan permintaan keterangan, maka tentu penyidik terbuka untuk melakukan pemanggilan kepada siapa saja,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dilansir ANTARA, Selasa, 6 Januari 2026.

Baca juga: Segini Kekayaan Ade Kuswara, Bupati Bekasi yang Terjaring OTT KPK

Budi menuturkan, setiap informasi yang relevan berpeluang memperkuat pembuktian dan membuat penanganan perkara dugaan suap proyek di Bekasi menjadi lebih terang.

Karena itu, KPK tidak menutup kemungkinan untuk memanggil siapa pun yang dianggap mengetahui perkara tersebut.

OTT Bekasi dan Penetapan Tersangka

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 18 Desember 2025 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam OTT kesepuluh sepanjang 2025 itu, penyidik mengamankan sepuluh orang.

Baca juga: Terkait Pagar Laut Bekasi, Legislator Desak KKP Ambil Tindakan Konkret

Sehari berselang, pada 19 Desember 2025, KPK membawa delapan orang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif. Dua di antaranya adalah Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Pada tanggal yang sama, KPK juga mengumumkan penyitaan uang ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Ade Kuswara dan Ayahnya Jadi Tersangka

Selanjutnya, pada 20 Desember 2025, KPK resmi menetapkan tiga tersangka dalam perkara tersebut, yakni Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, ayahnya yang juga Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, HM Kunang (HMK), dan pihak swasta bernama Sarjan (SRJ).

Baca juga: Wamenaker Immanuel Ebenezer Minta Maaf ke Presiden Prabowo, Bantah Ditangkap OTT

KPK menyebut Ade Kuswara dan HM Kunang sebagai tersangka dugaan penerima suap, sementara Sarjan ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemberi suap. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Ini Jadwal Operasional BNI Selama Libur Lebaran 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) membuka layanan operasional terbatas di sejumlah cabang selama libur… Read More

17 mins ago

DPR Dukung Pembatasan Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun

Poin Penting Puan Maharani mendukung pembatasan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi… Read More

45 mins ago

Fit and Proper Test Bos OJK, Friderica Beberkan 8 Kebijakan Perkuat Sektor Jasa Keuangan

Poin Penting Friderica Widyasari Dewi mengikuti fit and proper test calon Anggota DK Otoritas Jasa… Read More

50 mins ago

Begini Cara Tukar Uang Baru Langsung di Bank Mandiri, BRI, dan BSI Jelang Lebaran 2026

Poin Penting Penukaran uang baru menjelang Lebaran 2026 dapat dilakukan langsung di kantor cabang BRI,… Read More

1 hour ago

Kewajiban Neto Investasi Internasional Kuartal IV 2025 Naik Jadi USD272,6 Miliar

Poin Penting Kewajiban neto PII naik menjadi USD272,6 miliar pada Triwulan IV 2025 dari USD261,8… Read More

1 hour ago

BRI Siapkan Uang Tunai Rp25 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran 2026

Poin Penting BRI menyiapkan uang tunai Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode… Read More

2 hours ago