Poin Penting
- BWS terapkan strategi akuisisi, aktivasi, dan proteksi untuk perkuat relasi nasabah
- Program Anniversary dorong nasabah baru (“Start”) dan transaksi (“Grow”)
- Program tersebut berpotensi tingkatkan CASA, efisiensi, dan fee-based income.
Jakarta – Guna membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah, perbankan melakukan pendekatan dan strategi yang lebih komprehensif dengan menggabungkan akuisisi, aktivasi, dan proteksi.
Pendekatan ini tak hanya berorientasi pada volume, tetapi juga pada kualitas interaksi dan nilai yang dihasilkan dari setiap nasabah.
Pendekatan dan strategi inilah yang coba dilakukan oleh Bank Woori Saudara (BWS) menyambut usianya yang ke-120 tahun. Salah satunya dengan meluncurkan program Anniversary.
Salah satu fokus utama program Anniversary ini adalah mendorong pembukaan rekening baru melalui kampanye “Start”. Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan jumlah nasabah ritel baru sebagai basis pertumbuhan dana murah (CASA) ke depan.
Baca juga: Tekanan Global dan Volatilitas Rupiah, BWS Perkuat Strategi Bisnis di 2026
Pendekatan berbasis akuisisi ini menjadi semakin penting di tengah persaingan industri yang mengedepankan skala nasabah dan kedalaman relasi.
Selain akuisisi, program ini juga menekankan peningkatan saldo dan aktivitas transaksi melalui kampanye “Grow”. Melalui berbagai insentif top up dan penggunaan layanan digital, BWS berupaya meningkatkan frekuensi transaksi sekaligus memperkuat engagement nasabah terhadap ekosistem layanan yang dimiliki.
Penguatan transaksi digital juga didorong melalui berbagai promo pada layanan mobile banking, termasuk biaya transfer yang lebih kompetitif serta penawaran menarik untuk transaksi rutin seperti pembelian pulsa dan paket data.
Analis Aditya Prayoga dari Phintraco Sekuritas menilai, program Anniversary yang diluncurkan BWS merupakan langkah strategis karena mencakup tiga pilar utama pertumbuhan, yaitu customer acquisition, transaction activation, dan product deepening melalui bancassurance. Ia melihat pendekatan ini berpotensi memperkuat fundamental bisnis ritel secara bertahap.
Baca juga: BWS Perkuat Strategi Funding dan Transaction Banking Lewat Inovasi Produk
“Model inovasi seperti ini bisa berdampak positif secara bisnis dalam konteks memperbaiki struktur dana murah sehingga cost of fund lebih manageable serta cross selling untuk meningkatkan pendapatan non-bunga” ujar Aditya dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/4).
Menurut Aditya, peningkatan aktivitas transaksi digital akan berdampak positif terhadap efisiensi biaya operasional. Di sisi lain, penetrasi produk proteksi dapat menjadi sumber pertumbuhan fee-based income yang lebih stabil. (*) DW




