Poin Penting
- BRI Life membayar klaim dan manfaat Rp1,17 triliun pada kuartal I-2026.
- Rasio klaim BRI Life tercatat 48,9 persen, lebih rendah dari rata-rata industri 78,2 persen.
- Penurunan klaim dinilai mencerminkan kualitas portofolio dan pengelolaan risiko yang sehat.
Jakarta – PT Asuransi Jiwa BRI Life mencatatkan pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp1,17 triliun pada kuartal I 2026. Angka itu menurun 2,4 persen year on year (yoy), ketimbang Rp1,20 triliun pada periode sama tahun lalu.
Sepanjang tiga bulan pertama 2026, anak usaha Bank Rakyat Indonesia (BRI) ini tercatat menunjukkan kinerja fundamental yang kuat, dibarengi pengelolaan risiko yang prudent. BRI Life berhasil mencatatkan kualitas portofolio yang stabil dengan rasio klaim dan manfaat yang sangat terkendali.
Menurut Direktur Operasional BRI Andrew Bain, penurunan nilai klaim dan manfaat ini merupakan sinyal positif terhadap kesehatan bisnis perusahaan. Hal ini juga mencerminkan keberhasilan BRI Life dalam pengelolaan seleksi risiko yang lebih ketat dan efektif, serta senantiasa menjaga kualitas portofolio nasabah yang lebih sehat sepanjang periode berjalan.
“Kami terus memperkuat tata kelola risiko dan seleksi portofolio agar pembayaran klaim tetap optimal tanpa mengorbankan pelayanan. Rasio klaim dan manfaat di kuartal I tahun 2026 yang terjaga dan lebih rendah dibandingkan industri asuransi jiwa Indonesia, adalah cerminan kesehatan portofolio dan kepercayaan nasabah,” ujar Andrew dalam keterangan resmi, Kamis, 7 Mei 2026.
Baca juga: Begini Strategi BRI Life Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah Prioritas BRI
Ia menambahkan, penurunan klaim itu juga tidak lepas dari strategi underwriting yang disiplin dan pengelolaan portofolio yang selektif.
“Kami ingin memastikan setiap premi yang dibayar nasabah kembali dalam bentuk proteksi yang tepat guna,” lanjutnya.
Andrew menyebut salah satu kekuatan bisnis BRI Life adalah memastikan kapabilitas perusahaan untuk melakukan pembayaran klaim dan manfaat kepada nasabah. Oleh sebab itu, BRI Life akan terus fokus pada perlindungan nasabah, melalui produk yang relevan dan proses klaim yang cepat, transparan, serta sesuai ketentuan.
Rasio Klaim Terjaga di Bawah Rerata Industri
Pembayaran klaim dan manfaat BRI Life sepanjang kuartal I 2026 juga tercatat di bawah rata-rata industri asuransi jiwa nasional, yang tercatat sebesar 78,2 persen. Sedangkan BRI Life berhasil menjaga rasio klaim dan manfaat di level 48,9 persen.
Hal ini juga merefleksikan keberhasilan BRI Life melakukan efisiensi operasional dalam menjaga keberlanjutan manfaat bagi nasabah. Fundamental keuangan yang kuat juga menunjukkan bahwa BRI memiliki tingkat ketahanan finansial yang sangat kuat dalam menghadapi dinamika pasar.
Baca juga: Bidik Gen Z, BRI Life Luncurkan Asuransi MODI
Andrew menegaskan, BRI Life akan terus menjaga kesehatan keuangan, termasuk memperkuat tata kelola risiko dan meningkatkan kualitas layanan klaim, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pemegang polis.
“Dengan rasio klaim dan manfaat yang jauh di bawah rata-rata industri, BRI Life membuktikan diri sebagai mitra proteksi yang tepercaya dan memiliki pengelolaan keuangan yang sangat sehat,” pungkasnya. (*) Ari Astriawan


