Poin Penting
- Trimegah Sekuritas meluncurkan pembaruan aplikasi investasi digital Trima+ dengan tampilan yang lebih modern dan layanan yang lebih terintegrasi.
- Investor kini dapat mengakses saham, reksa dana, dan obligasi melalui satu aplikasi.
- Trima+ menghadirkan transaksi obligasi korporasi, SBN, serta obligasi pasar sekunder dengan mekanisme Bid & Offer.
Jakarta – PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) meluncurkan pembaruan aplikasi investasi digital Trima+ untuk menghadirkan pengalaman investasi yang lebih sederhana, terintegrasi, dan relevan dengan kebutuhan investor yang terus berkembang.
Direktur TRIM Anung Rony Hascaryo mengatakan, kebutuhan investor saat ini tidak hanya terbatas pada kemudahan bertransaksi. Investor juga membutuhkan akses terhadap beragam instrumen investasi, informasi pasar secara real-time, serta platform yang dapat mendukung perjalanan investasi mereka.
“Melalui Trima+, kami ingin menghadirkan pengalaman investasi yang lebih sederhana, terintegrasi, dan dapat mendukung investor dalam setiap tahap investment journey mereka,” ucap Anung dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
Baca juga: Trimegah Sekuritas Ungkap Dua Faktor Utama Penyebab IPO 2026 Lesu
Oleh karena itu, melalui Trima+, investor dapat mengakses berbagai instrumen investasi, mulai dari saham, reksa dana, hingga obligasi, dalam satu aplikasi.
Pembaruan tersebut juga menghadirkan desain antarmuka dan pengalaman pengguna (user interface/user experience atau UI/UX) yang lebih modern. Selain itu, tersedia fitur pendaftaran melalui aplikasi (in-app registration) yang lebih praktis serta berbagai penyempurnaan untuk meningkatkan kenyamanan investor.
Salah satu pengembangan utama dalam pembaruan Trima+ adalah hadirnya fitur transaksi obligasi. Melalui fitur tersebut, investor ritel dapat mengakses obligasi korporasi, Surat Berharga Negara (SBN), hingga obligasi di pasar sekunder.
Trimegah juga menjadi perusahaan sekuritas pertama di pasar modal Indonesia yang menyediakan layanan pembelian penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) obligasi korporasi secara daring melalui aplikasi.
Baca juga: OJK Klaim Minat Investor Asing Akuisisi Bank di RI Masih Tinggi
Selain itu, Trima+ juga menjadi platform pertama yang menghadirkan transaksi obligasi di pasar sekunder dengan mekanisme Bid & Offer. Melalui fitur tersebut, investor dapat memasang harga beli maupun jual sesuai target investasi yang diinginkan.
Kehadiran fitur transaksi obligasi melengkapi pilihan instrumen investasi di Trima+. Dengan demikian, investor memiliki lebih banyak alternatif untuk membangun portofolio sesuai dengan tujuan investasi dan profil risikonya.
Ke depan, lanjut Anung, Trimegah akan terus mengembangkan Trima+ agar tetap relevan dengan kebutuhan investor yang semakin dinamis.
Perseroan juga berkomitmen meningkatkan pengalaman investasi melalui pengembangan fitur dan layanan yang lebih terintegrasi. (*)


