Panel yang dimoderatori oleh Steven Marcelino, Direktur Eksekutif YIPA merasa asosiasi ratusan anggota profesional yang bekerja di berbagai korporasi di Inggris pada sektor-sektor strategi di Inggris ini penting untuk menunjukan meningkatnya Human Capital yang berskala internasional yang mungkin bias membantu mengisi talent shortage.
“YIPA selalu memposisikan para anggotanya sebagai para future business leaders,” tambah Steven yang berkarir sebagai Strategi Konsultan di Accenture London.
Baca juga: SDM Berkualitas Jadi Solusi Hadapi Tiga Tantangan Ini
KBRI London memanfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan layanan terbaru konsuler secara online. Gulfan Alfero selaku Minister Counsellor for Protocol and Consular memberikan presentasi tentang fitur-fitur terbaru dalam website yang diluncurkan oleh Ibu Menlu Retno Marsudi.
Menurut salah satu direktur YIPA, Jean Gabriel Renaldy dalam sesi tanya jawab dan networking, para professional muda di Inggris diminta kembali ke Indonesia untuk bangun negara berdasarkan berbagai kemampuan apalagi dengan adanya kartu diaspora yang memberikan jaminan kepemelikan lebih untuk para diaspora yang tinggal dan berkerja di luar negeri. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Pada pembukaan perdagangan 6 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, IHSG turun tajam dari… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 6 Februari 2026, meliputi Galeri24, UBS,… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka di level Rp16.865 per dolar AS, melemah 0,14 persen dibandingkan penutupan… Read More
Poin Penting Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini (6/2) secara teknikal akan menguji level support… Read More
Poin Penting OJK menaikkan batas minimum free float saham menjadi 15 persen untuk meningkatkan kualitas… Read More
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More