Poin Penting
- BSI memiliki lebih dari 600 ribu QRIS merchant per Maret 2026 di berbagai sektor usaha.
- BSI menghadirkan fitur Soundbox QRIS untuk keamanan dan kemudahan transaksi.
- Digitalisasi dan QRIS crossborder dorong inklusi keuangan serta daya saing UMKM.
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat transformasi digital untuk seluruh segmen nasabah, termasuk pelaku UMKM di Indonesia.
Tercatat, hingga Maret 2026, bank syariah pelat merah ini memiliki lebih dari 600 ribu QRIS yang digunakan di berbagai merchant, mulai dari usaha makanan dan minuman, fesyen, industri halal, rumah sakit, hingga supermarket.
Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna, mengatakan, digitalisasi menjadi krusial seiring perubahan perilaku masyarakat yang semakin melek digital dan mengarah ke transaksi cashless.
“Di sinilah peran BSI untuk menjadi sahabat finansial, sosial dan spiritual dalam memfasilitasi transaksi nasabah dengan mudah, aman dan cepat”, ujar Anton, dalam keterangannya, Senin, 27 April 2026.
Baca juga: Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial
Seiring meningkatnya kebutuhan transaksi cepat dan praktis, BSI menghadirkan fitur Soundbox QRIS. Fitur ini memberikan notifikasi suara untuk meminimalkan kesalahan transaksi serta mengurangi potensi penipuan.
Selain itu, merchant dapat mengunduh laporan transaksi secara realtime melalui aplikasi BYOND Merchant by BSI yang terintegrasi.
Perluasan Layanan dan QRIS Crossborder
BSI terus memperluas layanan digital e-channel guna mendukung inisiatif Bank Indonesia dalam menciptakan sistem pembayaran yang terintegrasi, transparan, dan aman.
Baca juga: BSI Catat Laba Rp1,36 Triliun per Februari 2026, Ditopang Bisnis Emas dan Digital
Saat ini, BSI juga telah menghadirkan fitur QRIS crossborder yang dapat digunakan di sejumlah negara, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan.
Pada tahap awal, BSI memfokuskan penetrasi di pasar tradisional untuk mendorong pedagang naik kelas. Dengan digitalisasi, pedagang diharapkan mampu mengelola arus kas dan pencatatan keuangan secara lebih tertib dan realtime.
Kinerja Digital Tumbuh Signifikan
Melalui strategi digitalisasi, BSI optimistis dapat memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.
Diketahui, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatat total pengguna mobile banking mencapai 9 juta nasabah, yang terdiri dari BYOND maupun BSI Mobile.
Kinerja digital perseroan menunjukkan pertumbuhan signifikan. Dalam kurun satu tahun sejak peluncuran, pengguna BYOND by BSI tumbuh hingga 197 persen secara tahunan (yoy). (*)
Editor: Yulian Saputra








