Poin Penting
- THR sering cepat habis karena pengeluaran tidak terencana dan belanja impulsif saat Lebaran.
- Mengelola THR bisa dilakukan dengan membuat anggaran, memprioritaskan kebutuhan, dan menabung sekitar 20 persen.
- THR juga dapat dialokasikan untuk zakat, sedekah, serta investasi agar memberi manfaat jangka panjang.
Jakarta – Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu momen yang paling dinantikan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, tidak sedikit orang yang merasa uang THR cepat habis tanpa memberikan dampak berarti bagi kondisi keuangan mereka.
Hal tersebut umumnya disebabkan oleh pengeluaran yang tidak terencana, seperti belanja impulsif atau mengikuti tren konsumsi saat Lebaran. Tanpa perencanaan yang baik, dana THR bisa habis hanya untuk kebutuhan jangka pendek.
Agar THR dapat dimanfaatkan secara lebih optimal, berikut beberapa tips mengelola THR dengan bijak ala OCBC Financially Fit!
1. Prioritaskan kebutuhan utama
Langkah pertama adalah memastikan kebutuhan pokok terpenuhi terlebih dahulu, seperti kebutuhan rumah tangga, transportasi, maupun kesehatan.
Baca juga: Jangan Cuma Numpang Lewat, Berikut Tiga Tips Bijak Kelola THR
Dengan memprioritaskan kebutuhan utama, seseorang dapat menghindari tekanan keuangan setelah periode Lebaran dan menjaga stabilitas keuangan dalam jangka panjang.
2. Buat anggaran pengeluaran
Menyusun anggaran merupakan langkah penting dalam mengelola THR. Dengan mencatat pemasukan dan rencana pengeluaran, kondisi keuangan dapat terlihat lebih jelas.
Melalui anggaran yang terencana, dana THR bisa dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belanja Lebaran, tabungan, hingga investasi.
3. Sisihkan untuk tabungan dan investasi
Selain digunakan untuk kebutuhan Lebaran, sebagian THR sebaiknya disisihkan untuk tabungan atau investasi.
Idealnya, sekitar 20 persen dari THR dapat dialokasikan untuk menabung. Dengan memiliki dana cadangan, seseorang akan lebih siap menghadapi kebutuhan mendadak tanpa harus berutang.
4. Alokasikan untuk zakat dan sedekah
THR juga dapat dimanfaatkan untuk berbagi dengan sesama melalui zakat maupun sedekah.
Selain menjadi kewajiban bagi umat Islam yang mampu, zakat dan sedekah juga dapat meningkatkan kepedulian sosial di momen Lebaran.
Baca juga: Ini Penjelasan DJP soal Pajak THR 2026
5. Hindari belanja impulsif
Menjelang Lebaran, berbagai promo dan diskon sering kali mendorong masyarakat untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
Agar THR tidak cepat habis, sebaiknya buat daftar belanja terlebih dahulu dan fokus pada kebutuhan yang telah direncanakan. Dengan begitu, pengeluaran dapat lebih terkontrol.
Dengan perencanaan yang matang, THR tidak hanya habis untuk konsumsi sesaat, tetapi juga dapat membantu memperkuat kondisi keuangan setelah Lebaran. (*)
Editor: Yulian Saputra










